Project Genie Google picu kepanikan investor hingga saham Take-Two sempat anjlok.
CEO Take-Two tegaskan AI Google tak bisa buat game sekelas GTA.
Kreativitas manusia tetap kunci utama, AI hanya berperan sebagai alat bantu.
Suara.com - Kemunculan Project Genie dari Google, sebuah AI yang mampu menciptakan dunia game hanya dari perintah teks, sempat membuat panik para investor.
Harga saham perusahaan game raksasa seperti Unity, Nintendo, hingga Take-Two (penerbit Grand Theft Auto) sempat anjlok.
Banyak yang khawatir jika teknologi ini akan mendisrupsi industri dan membuat developer besar menjadi tidak relevan.
Namun, CEO Take-Two, Strauss Zelnick, justru punya pandangan skeptis serta sangat berbeda.
Menurutnya, gagasan bahwa AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) bisa menciptakan game sukses sekelas GTA hanya dengan menekan tombol adalah hal yang mustahil.
Zelnick terkejut dengan reaksi pasar yang melihat AI sebagai ancaman. Baginya, teknologi ini adalah alat bantu yang menguntungkan.
“Saya agak terkejut dengan reaksi pasar, karena reaksi pasar seolah melihatnya sebagai ancaman terhadap apa yang kami lakukan, padahal jelas sekali bahwa alat kreasi bermanfaat bagi industri kami,” ujarnya.
Ia menganalogikan AI seperti program pembuat musik instan. Hasil olahan AI mungkin terdengar seperti lagu, tapi tidak memiliki kedalaman untuk dinikmati berulang kali.
Kreativitas manusia tetap menjadi kunci utama untuk menghasilkan sebuah karya yang fenomenal.
Baca Juga: Resident Evil Requiem Pecahkan Rekor Penjualan Tercepat, Capcom Siapkan Konten Baru
Ketika ditanya apakah alat seperti Project Genie dapat menyamakan kedudukan bagi siapa saja yang ingin membuat game selevel Grand Theft Auto, Zelnick menjawab dengan tegas: “Sama sekali tidak.”
Ia menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak teknologi memudahkan pembuatan game.
Namun nyatanya, game yang sukses besar hampir selalu datang dari perusahaan hiburan raksasa.
Menurut Zelnick, membuat aset visual yang bagus dengan AI itu mudah, tetapi merangkainya menjadi sebuah game hit adalah tantangan yang sama sekali berbeda.
“Gagasan bahwa entah bagaimana alat-alat baru akan memungkinkan seseorang untuk menekan sebuah tombol dan menghasilkan sebuah karya yang sukses dan menjangkau jutaan konsumen di seluruh dunia, itu adalah gagasan yang menggelikan,” tegas Zelnick dikutip dari TheGameBusiness dan TechPowerUp.
Ia menekankan bahwa menciptakan game sebesar NBA 2K atau Grand Theft Auto membutuhkan sentuhan, visi, dan kreativitas manusia yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh algoritma berbasis data masa lalu.
Berita Terkait
-
Bocoran Proses Syuting Serial TV Tomb Raider, Sophie Turner Beraksi Hebat
-
Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal
-
55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
-
Bocoran Artis dan Alur Cerita Serial TV Assassin's Creed, Sutradara Chernobyl Pimpin Proyek
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
iQOO Z11 Resmi Debut Pekan Depan: Usung Chip Gahar Anyar dan Baterai 9.020 mAh
-
8 Link Live Streaming CCTV Mudik Lebaran 2026, Pantau Lalu Lintas Real-Time
-
Cara Mematikan Centang Biru WhatsApp, Bisa Baca Pesan Tanpa Ketahuan
-
Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya
-
7 Cara Memantau CCTV Rumah Lewat HP, Mudik Jadi Lebih Tenang dan Aman
-
Vivo X300 Ultra Bocor! Kamera Zoom 400mm dan Telephoto Extender Jadi Andalan
-
Lenovo Pamer PC Modular AI di MWC 2026, ThinkPad dan Tablet Canggih Ikut Meluncur
-
Bocoran Harga Samsung Galaxy A37: Banderol Tambah Mahal, Siap Debut Sebentar Lagi
-
HP Murah Realme C100i Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo 6.000 mAh
-
Bocoran Proses Syuting Serial TV Tomb Raider, Sophie Turner Beraksi Hebat