- Indosat Ooredoo Hutchison memanfaatkan teknologi AI untuk menjaga stabilitas jaringan selama lonjakan trafik Lebaran 2026.
- Penerapan AI mampu mendeteksi potensi kepadatan hingga 60 persen lebih cepat, mengoptimalkan jaringan di 77 jalur mudik.
- Trafik data meningkat lebih dari 20 persen, dengan lonjakan terbesar terjadi pada rute Jakarta menuju Jawa Tengah.
Suara.com - Lonjakan penggunaan internet selama mudik dan arus balik Lebaran 2026 mendorong Indosat Ooredoo Hutchison mengambil langkah strategis dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga stabilitas jaringan.
Perusahaan mencatat trafik data meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Angka ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital yang memperkirakan lonjakan trafik nasional bisa mencapai 40 persen selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Lonjakan terbesar tercatat pada pergerakan pengguna dari Jakarta menuju Jawa Barat dengan kenaikan lebih dari 22 persen, serta ke Jawa Tengah yang melonjak lebih dari 37 persen.
AI Jadi Kunci Jaringan Tetap Stabil
Di tengah lonjakan tersebut, Indosat mengklaim kualitas jaringan tetap terjaga, bahkan downtime berhasil ditekan hingga 20 persen. Hal ini tidak lepas dari penerapan sistem berbasis AI yang mampu memantau jaringan secara real-time.
Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menegaskan bahwa momen Lebaran menjadi ujian sesungguhnya bagi infrastruktur jaringan.
“Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).
Pantauan Real-Time dan Prediksi Kepadatan
Sebagai perusahaan berbasis AI-TechCo, Indosat mengoperasikan sistem cerdas yang mampu mendeteksi lonjakan trafik lebih cepat dan melakukan penyesuaian otomatis sebelum gangguan terjadi.
Baca Juga: Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
Teknologi ini bahkan mampu mengidentifikasi potensi kepadatan hingga 60 persen lebih cepat, sehingga kapasitas jaringan bisa langsung dioptimalkan di titik-titik krusial seperti jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata.
Jaringan ini diterapkan di 77 jalur mudik dengan total panjang lebih dari 8.000 km, mencakup jalan tol, non-tol, hingga jalur kereta api, serta hampir 800 titik strategis.
4G dan 5G Bekerja Bersama
Dalam implementasinya, jaringan 4G tetap menjadi tulang punggung layanan, sementara 5G digunakan untuk mengantisipasi lonjakan trafik di area padat.
Selain itu, Indosat juga memperkuat infrastruktur dengan peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site, pembangunan 1.600 site baru sejak 2025, serta pengoperasian lebih dari 75 Mobile BTS di jalur mudik.
Sebanyak 2.500 engineer juga disiagakan selama 24 jam di seluruh Indonesia untuk memastikan konektivitas tetap optimal.
Berita Terkait
-
Indosat Gandeng Safaricom, Hadirkan AI dan M-PESA untuk Layanan Digital Lebih Cerdas
-
Terpopuler: 7 Prompt AI Gambar Ucapan Idulfitri, Tips Menghemat Baterai HP saat Mudik
-
7 Prompt Gambar Ucapan Idulfitri 2026 Pakai Gemini AI, dari Estetik sampai Futuristik
-
11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini