Tekno / Gadget
Kamis, 02 April 2026 | 11:37 WIB
Ilustrasi pengguna laptop. [Pixabay]

Suara.com - Ada beberapa penyebab laptop cepat rusak yang jarang disadari oleh pengguna. Padahal, kebiasaan-kebiasaan ini bikin perangkat stres dan bekerja lebih keras.

Memang tak ada yang abadi, apalagi jika itu adalah perangkat elektronik, termasuk laptop yang Anda miliki.

Namun, jika laptop Anda cenderung rusak lebih cepat dari yang seharusnya, ada kemungkinan Anda sendirilah yang mempercepat kerusakannya dengan beberapa kebiasaan buruk.

Ya, laptop merupakan elektronik yang perlu dijaga agar tidak mudah rusak.

Akan tetapi, tidak semua orang tahu cara terbaik untuk merawat teknologi mereka.

Namun Anda tak perlu khawatir, sebab  Suara.com telah merangkum beberapa kebiasaan yang bisa membuat laptop Anda cepat rusak daripada seharusnya.

Kebiasaan-kebiasaan berikut ini sering dilakukan padahal efeknya benar-benar akan membuat perangkat Anda mengalami masalah besar.

Penyebab Laptop Cepat Rusak yang Jarang Disadari

Ilustrasi pengguna laptop. [Pixabay]

1. Laptop sering kena debu, kotoran, atau cairan

Baca Juga: Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan

Bukan rahasia lagi jika debu itu musuh diam-diam buat laptop. Jika laptop Anda terus menerus terkena debu.

Maka lama-lama bisa numpuk di dalam dan bikin komponen jadi panas karena sirkulasi udara terganggu. Apalagi kalau ada remah makanan atau bulu hewan, kondisinya bisa makin parah.

Kebiasaan makan atau minum di dekat laptop juga berisiko. Remahan bisa nyelip di keyboard, dan kalau sampai ketumpahan minuman, siap-siap keluar biaya servis mahal.

Solusinya sederhana: rutin bersihin laptop pakai kain halus (mikrofiber). Kalau mau lebih bersih, bisa pakai semprotan udara khusus untuk keyboard. Hindari cairan pembersih yang keras ya, karena bisa merusak permukaan.

2. Laptop sering kepanasan

Banyak orang pakai laptop di kasur, bantal, atau sofa. Padahal itu bikin ventilasi ketutup dan panas jadi terjebak di dalam.

Kalau dibiarkan terus, panas berlebih bisa merusak prosesor, baterai, sampai komponen lainnya.

Usahakan pakai laptop di permukaan datar seperti meja. Kalau memang terpaksa, minimal jangan taruh di bahan yang empuk. Hindari juga sinar matahari langsung.

3. Terlalu banyak aplikasi nggak kepakai

Sering download aplikasi atau ekstensi, tapi akhirnya nggak dipakai lagi? Itu bisa bikin laptop jadi lemot.

Aplikasi yang nggak kepakai tetap makan ruang dan kadang jalan di background tanpa kita sadar.

Sesekali coba cek dan hapus aplikasi yang sudah nggak dibutuhkan. Tapi hati-hati, jangan sampai salah hapus file penting sistem.

4. Pakai satu password untuk semua akun

Ini kesalahan yang kelihatannya sepele, tapi risikonya besar. Kalau satu password bocor, semua akun kamu bisa ikut kena.

Lebih aman pakai password yang berbeda untuk akun penting. Kalau susah ingat, kamu bisa pakai aplikasi password manager.

5. Jarang restart laptop

Banyak orang cuma tutup laptop tanpa benar-benar mematikannya. Padahal itu cuma masuk mode sleep, bukan benar-benar mati.

Restart atau shutdown itu penting supaya sistem “fresh” lagi dan performa tetap stabil. Biasakan matikan laptop setelah selesai dipakai.

6. Browsing tanpa antivirus

Internet itu nggak selalu aman. Bahkan website yang kelihatan normal pun bisa mengandung malware.

Makanya, penting banget punya antivirus yang aktif dan selalu diperbarui. Ini salah satu cara paling basic buat menjaga data kamu tetap aman.

7. Sembarangan pakai kabel dan baterai

Kabel charger yang dililit terlalu kencang atau port yang dipaksa bisa bikin kerusakan fisik.

Untuk baterai, jangan sampai terlalu sering benar-benar habis total. Isi daya secara normal dan jangan tunggu sampai 0% terus-menerus.

Kalau bisa, Anda bisa pakai pelindung listrik (surge protector) supaya laptop aman dari lonjakan arus.

Itulah beberapa penyebab laptop mudah rusak yang sering dilakukan.

Kontributor : Damai Lestari

Load More