- Xiaomi diprediksi menaikkan harga seri 18 secara signifikan di pasar China guna memperkuat posisi di segmen ultra-premium.
- Peningkatan biaya produksi disebabkan oleh penggunaan chipset canggih untuk fitur AI, teknologi RAM terbaru, serta spesifikasi hardware tinggi.
- Strategi ini menandai pergeseran citra Xiaomi dari ponsel kelas terjangkau menjadi pesaing utama bagi produk premium global lainnya.
Suara.com - Bocoran terbaru soal harga Xiaomi 18 series memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar gadget.
Jika prediksi ini akurat, era flagship “terjangkau” tampaknya mulai berakhir, dengan harga yang kini mendekati bahkan menyaing kompetitor premium seperti Apple dan Samsung.
Harga Xiaomi 18 Series Diprediksi Naik Signifikan
Menurut laporan dari XiaomiTime, Senin (6/4/2026), analis industri memperkirakan lonjakan harga cukup tajam untuk generasi terbaru ini, khususnya di pasar China.
Berikut prediksi harga yang beredar:
- Xiaomi 18: sekitar 4.999 yuan (Rp12,3 jutaan)
- Xiaomi 18 Pro: sekitar 5.999 yuan (Rp14,8 jutaan)
- Xiaomi 18 Pro Max: sekitar 7.299 yuan (Rp18 jutaan)
- Xiaomi 18 Ultra: hingga 9.999 yuan (Rp24,7 jutaan)
Kenaikan ini menandai perubahan strategi Xiaomi ke segmen ultra-premium.
Selain harga, perubahan juga terlihat pada konfigurasi dasar. Varian RAM 8GB disebut akan dihapus dari lini flagship, digantikan standar baru 12GB RAM dan penyimpanan 256GB.
Langkah ini menunjukkan fokus pada performa tinggi, terutama untuk kebutuhan AI dan multitasking berat.
Lonjakan Harga Terbesar Sepanjang Sejarah Xiaomi
Baca Juga: Oppo Pad Mini Usung Chipset Snapdragon Performa Kencang, Saingi Xiaomi Pad Mini
Jika dibandingkan dengan Xiaomi 17 series, kenaikan harga di generasi ke-18 ini termasuk yang paling signifikan.
Beberapa contohnya model standar naik sekitar Rp1,2 juta, versi Pro naik hingga Rp2,4 juta, dan varian Ultra melonjak hingga Rp7 jutaan.
Kenaikan drastis ini menjadi sinyal bahwa Xiaomi mulai meninggalkan citra “flagship killer” yang identik dengan harga lebih terjangkau.
Penyebab Harga Naik: Krisis Chip dan Teknologi AI
Lonjakan harga ini bukan tanpa alasan. Industri smartphone global saat ini masih terdampak krisis chip, yang membuat biaya produksi meningkat tajam.
Chipset generasi terbaru seperti Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan MediaTek Dimensity 9600 disebut membutuhkan biaya produksi lebih tinggi karena mendukung kemampuan AI yang lebih canggih.
Berita Terkait
-
Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru 2026, Mulai Seri Murah hingga Flagship
-
Poco X Series Jadi Raja HP Gaming, Ini Rahasia Performa Ekstrem yang Bikin Gamer Ketagihan
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif