- LG Electronics mencatatkan penjualan global produk WashTower sebanyak 3,2 juta unit berkat inovasi desain panel kontrol praktis.
- Strategi LG berfokus pada riset mendalam terhadap kebutuhan gaya hidup pelanggan untuk memberikan solusi kehidupan lebih baik.
- Indonesia dinilai sebagai pasar potensial bagi LG dalam mengembangkan produk premium serta perangkat rumah tangga berbasis kecerdasan buatan.
Suara.com - LG Electronics membeberkan strategi bisnis globalnya dalam mendorong penjualan produk rumah tangga pintar, yang berhasil menembus 3,2 juta unit WashTower di seluruh dunia, sejak diluncurkan.
Perusahaan menegaskan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan konsumen menjadi kunci utama.
"Saya pikir semuanya mulai dari pelanggan. Jadi belajar tentang pelanggan," ucap Sunghan Kim, VP HS Asia Sales & Marketing Division Lead at LG Electronics dalam ajang LG InnaFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026).
Dia mengungkapkan bahwa LG Electronics banyak berinvestasi dalam mempelajari pelanggan, mulai dari bagaimana mereka hidup, memasak, menjaga rumah, dan bagaimana memudahkan hidup mereka.
"Itulah prioritas kami. Misi kami adalah inovasi untuk kehidupan yang lebih baik. Jadi kami memberikan inovasi agar pelanggan bisa memiliki kehidupan yang lebih baik. Kita mulai dari situ," ujarnya.
Fokus Konsumen dan Inovasi WashTower
Sunghan Kim menjelaskan bahwa banyaknya manfaat dari penggunaan mesin pengering kepada pelanggan yang belum menggunakannya.
"Jika kalian punya, kalian akan dapat banyak manfaat dari mesin pengering ini," imbuhnya.
WashTower sendiri dikembangkan sebagai solusi praktis bagi konsumen, terutama untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan mesin cuci dan pengering.
Baca Juga: LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan
Dia menyampaikan strategi kedua adalah kemudahan untuk mengontrol pengering yang di awal perkenalan WashTower, ditempatkan di bagian atas.
"Jadi kami ingin menempatkan bagian panel kontrol ke yang lebih mudah terjangkau, yakni di bagian tengah. Jadi saya pikir itu menarik bagi banyak pelanggan di seluruh dunia," bebernya.
Dia mengungkapkan, konsep ini terbukti diterima dengan baik di berbagai pasar global, termasuk Asia.
“Banyak pelanggan di Asia mulai beradaptasi dengan penggunaan dryer karena kemudahannya. Ini menjadi peluang besar bagi kami,” tambah Sunghan Kim.
Indonesia Jadi Pasar Potensial
Posisi Indonesia bagi LG Electronics dinilai sebagai salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan terbesar di Asia, terutama untuk kategori produk premium dan perangkat rumah tangga berbasis AI.
Berita Terkait
-
LG Buka Era AI in Action di CES 2026, Hadirkan CLOiD Robot Rumah yang Benar-Benar Mengerti Kamu
-
4 Rekomendasi Mesin Cuci 1 Tabung Hemat Listrik Harga Rp 1 Jutaan
-
LG Siap Unjuk Robot Humanoid untuk Urusan Rumah di CES 2026, Ini Bocorannya
-
LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B
-
Mirai Human Washing Machine, Inovasi Mandi Otomatis dengan Harga Fantastis
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
7 HP Rp2 Jutaan Kamera 108MP dengan Stabilizer, Hasil Jepretan Jernih Mirip iPhone