-
Mesin cuci satu tabung membantu ibu rumah tangga mencuci lebih praktis.
-
Pilihan mesin cuci satu tabung hemat listrik hanya memerlukan daya 300 Watt.
-
Fitur modern seperti Hijab Wash tersedia pada harga mulai Rp 1 jutaan.
Suara.com - Mesin cuci satu tabung tentu sangat memudahkan pekerjaan ibu rumah tangga dalam mencuci baju sehari-hari.
Sebab, ibu rumah tangga tak perlu lagi bolak-balik memindahkan baju ke pengering dan bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga lainnya ketika mencuci pakai mesin cuci 1 tabung.
Namun, banyak orang khawatir membeli mesin cuci satu tabung itu akan boros listrik dan harganya sangat mahal.
Padahal, sekarang sudah banyak mesin cuci 1 tabung senilai Rp 1 jutaan yang tak boros listrik, karena cuman butuh daya sekitar 300-an watt.
Berikut ini, 4 rekomendasi mesin cuci 1 tabung hemat listrik dan ramah kantong.
1. Polytron Zeromatic Laguna
Buat emak-emak yang tak mau capek ngucek, mesin cuci Polytron seri Zeromatic Laguna senilai Rp 2,5 jutaan ini bisa jadi pilihan yang tepat.
Mesin cuci ini punya fitur Laguna Wave yang didesain supaya pakaian seperti dikucek manual, jadi kotoran bandel lebih cepat hilang.
Selain itu, mesin cuci ini juga ada teknologi Zeropressure, yang artinya air tetap bisa mengalir ke tabung meskipun tekanan air di rumahmu kecil.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Fitur spesial lainnya dari mesin cuci ini adalah Aroma Boost yang bikin parfum laundry lebih nempel di baju.
Menariknya lagi, mesin cuci ini dijamin hemat listrik karena hanya membutuhkan daya 330 watt.
2. Sanken AW-S807 / AW-S907
Mesin cuci dari Sanken terkenal dengan mesinnya yang tangguh, sehingga cocok untuk pemakaian jangka panjang dalam rumah tangga.
Apalagi mesin cuci 1 tabung Sanken seri AW-S807 atau AW-S907 ini yang punya pulsator besar dengan teknologi 4D X-Tor yang bikin putaran air lebih kuat, jadi cucian lebih bersih maksimal.
Bodinya juga terbuat dari fiber yang anti karat, jadi lebih awet meskipun diletakkan di tempat lembap.
Berita Terkait
-
Energi Surya, Pilihan untuk Hidup yang Lebih Hemat Listrik
-
Mirai Human Washing Machine, Inovasi Mandi Otomatis dengan Harga Fantastis
-
Cuma dengan Cuci Kosong, Begini Cara Merawat Mesin Cuci agar Awet Menurut Ahli
-
5 Kulkas 2 Pintu Hemat Listrik Lengkap dengan Itung-itungan Jumlah Watt
-
Jangan Asal Cuci! Pahami Arti Simbol di Label Baju Jadi Rahasia Pakaian Awet
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung