-
MacBook Neo gunakan chip A18 Pro buktikan performa gaming yang mengesankan.
-
Laptop ini mampu jalankan game Windows melalui virtualisasi dengan lancar.
-
Solusi praktis bagi pengguna Mac yang butuh akses aplikasi Windows.
Suara.com - MacBook Neo yang tergolong sebagai laptop termurah Apple baru saja dirilis. Sempat dipandang sebelah mata karena memakai chip mobile, ternyata performa gaming MacBook Neo melampaui ekspektasi.
Sebagai informasi, harga MacBook Neo mulai dari 599 dolar AS atau Rp10,1 juta di pasar Amerika.
Itu jauh lebih murah dibanding MacBook Air M5 (Rp17 juta) hingga MacBook Pro (lebih dari Rp20 juta).
Soal jeroan, perangkat memakai chip A18 Pro, SoC yang tersemat pada iPhone 16 Pro.
Siapa sangka, mesin yang dirancang untuk produktivitas ringan ini punya rahasia tersembunyi: kemampuan gaming yang mengejutkan, bahkan untuk game Windows 11.
Sebuah pengujian yang dilakukan oleh YouTuber ETA Prime membuktikan bahwa performa MacBook Neo jauh melampaui ekspektasi.
Menggunakan aplikasi virtualisasi Parallels Desktop, ia berhasil menjalankan sistem operasi Windows 11 ARM di atas macOS.
Meskipun alokasi RAM untuk virtualisasi hanya 5 GB dari total 8 GB yang tersedia, hasilnya sangat impresif.
Fokus pengujian adalah pada game-game yang tidak memiliki versi asli untuk macOS, menjadikannya sebuah simulasi yang relevan bagi gamer.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking
Hasilnya? Deretan game kelas menengah berjalan sangat lancar. Dirt 3 melaju mulus dengan rata-rata 75 FPS pada resolusi 1200p dengan pengaturan grafis High.
Game klasik seperti Portal 2 bahkan tembus di atas 100 FPS pada pengaturan Medium, sementara Skyrim dapat dimainkan secara stabil di sekitar 60 FPS pada resolusi 1200p.
Bahkan game yang lebih baru seperti Marvel Cosmic Invasion mampu mempertahankan 60 FPS pada resolusi maksimal.
Memang, tidak semua game berjalan sempurna. GTA V sedikit kesulitan saat dijalankan melalui Parallels.
Namun, kanal YouTube ETA Prime menunjukkan bahwa game tersebut dapat dimainkan dengan lancar menggunakan aplikasi Crossover, yang memanfaatkan lapisan kompatibilitas berbeda.
Pengujian ini secara efektif membantah keraguan banyak pihak mengenai kemampuan chip A18 Pro di ranah laptop.
"MacBook Neo yang ditenagai chip A18 Pro dan RAM 8GB terbukti mampu menjalankan Windows 11 versi ARM dengan sangat lancar melalui metode virtualisasi seperti Parallels Desktop. Pengujian menunjukkan bahwa sistem ini sangat mumpuni untuk menangani tugas sehari-hari, penjelajahan web, serta penggunaan aplikasi profesional atau alat bisnis khusus Windows (seperti SAP atau AutoCAD) yang tidak tersedia di macOS. Fitur Coherence mode memberikan nilai tambah karena memungkinkan aplikasi Windows berjalan berdampingan dengan aplikasi Mac secara mulus di satu desktop," bunyi keterangan kanal YouTube ETA Prime.
Meskipun RAM 8 GB menjadi hambatan utama untuk virtualisasi tingkat lanjut, MacBook Neo tetap menjadi solusi praktis bagi pengguna Mac yang membutuhkan akses sesekali ke ekosistem Windows.
Berita Terkait
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
-
5 Merek HP Terlaris Global Q1 2026 Versi Counterpoint: Apple Memimpin, Samsung Nomor 2
-
5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan