-
Xiaomi segera rilis tablet murah Redmi Pad 2 dan POCO C Pad.
-
Kedua perangkat telah lolos sertifikasi FCC dan Postel Komdigi Indonesia.
-
Spesifikasi unggulan mencakup layar 2K 120Hz dan chipset Snapdragon 6s.
Suara.com - Xiaomi bersiap merilis 2 tablet murah ke pasar lebih luas. Perangkat Xiaomi tersebut baru-baru ini lolos sertifikasi di FCC (Amerika Serikat) dan Postel Komdigi (Indonesia).
Melalui laporan sebelumnya, PT Xiaomi Technology Indonesia telah mendaftarkan nomor model '2603ARP14G' di laman P3DN Kemenperin dan Postel Komdigi.
Perusahaan sekarang memasukkan nomor model '2603APC14G' di situs sertifikasi resmi Federal Communication Commission (FCC).
Nomor model '2603ARP14G' diduga kuat mempunyai nama komersial sebagai Redmi Pad 2 9.7.
Di sisi lain, nomor model '2603APC14G' pada FCC memiliki nama komersial POCO C Pad.
Ini bukan pertama kalinya Xiaomi merilis tablet berspesifikasi sama dengan nama berbeda.
Sebagai pengingat, POCO Pad M1 adalah versi rebrand dari Redmi Pad 2 Pro yang debut September 2025.
POCO C Pad sendiri merupakan versi rebrand dari Redmi Pad 2 9.7.
Baik Redmi Pad 2 9.7 dan POCO C Pad diprediksi meluncur ke Indonesia dan Amerika Serikat pada kuartal kedua 2026.
Baca Juga: Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium
Mengutip Xiaomi Time, berdasarkan data sertifikasi, tablet ini akan hadir dalam dua pilihan warna eksklusif: Pantone Cool Gray dan Pantone Red.
Langkah ini menunjukkan fokus Xiaomi untuk tidak hanya menawarkan spesifikasi, tetapi juga sentuhan gaya yang menarik bagi generasi muda.
Sertifikasi tersebut juga mengungkap dukungan pengisian daya 18 W, meskipun kemungkinan besar adaptor tidak akan disertakan dalam paket penjualan, mengikuti tren industri saat ini.
Redmi Pad 2 9.7 yang debut lebih dulu di Malaysia berhasil mencuri perhatian berkat kombinasi spesifikasi dan harganya yang kompetitif.
Sorotan utama adalah layar 2K berukuran 9.7 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Untuk urusan performa, tablet ini ditenagai chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2, sebuah prosesor 6nm yang efisien untuk menangani tugas harian dan multitasking.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan