- Samsung dikabarkan akan menghentikan lini ponsel Galaxy Z Flip setelah seri kedelapan karena minimnya inovasi desain.
- Harga jual yang mahal serta kesulitan mempertahankan kualitas produk menjadi kendala utama dalam pengembangan seri Flip.
- Perusahaan asal Korea Selatan tersebut kini mulai mengalihkan fokus pengembangan pada perangkat lipat berlayar lebih besar.
Suara.com - Samsung dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghentikan lini ponsel lipat clamshell Galaxy Z Flip. Rumor terbaru menyebutkan bahwa Samsung Galaxy Z Flip 8 berpotensi menjadi seri terakhir dari keluarga Flip.
Informasi tersebut muncul dari bocoran seorang informan di Weibo yang menyebut Samsung belum terlihat aktif mengembangkan Galaxy Z Flip 9.
Kondisi itu memicu spekulasi bahwa perusahaan asal Korea Selatan tersebut mulai mengalihkan fokus ke perangkat lipat berukuran lebih besar.
Samsung Disebut Belum Kembangkan Galaxy Z Flip 9
Menurut laporan tersebut, siklus pengembangan Galaxy Z Flip 8 sebenarnya sudah hampir selesai menjelang acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli mendatang. Dalam kondisi normal, Samsung seharusnya sudah mulai menyiapkan penerusnya.
Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda pengembangan aktif untuk Galaxy Z Flip 9, sebagaimana melansir dari laman Phonearena, Senin (18/5/2026).
Meski demikian, keterlambatan pengembangan bukan hal baru bagi Samsung. Sebelumnya, lini Galaxy S25 Plus juga disebut sempat mengalami penundaan dalam proses pengembangan.
Harga Mahal Jadi Kendala Utama
Salah satu alasan terbesar yang disebut membuat Samsung mempertimbangkan menghentikan seri Flip adalah soal harga dan permintaan pasar.
Baca Juga: Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak
Walau menjadi ponsel lipat termurah Samsung, Galaxy Z Flip 7 dibanderol mulai 1.099 dolar AS atau sekitar Rp17 jutaan. Bahkan model Galaxy Z Flip 7 FE yang lebih murah di harga 899 dolar AS juga disebut belum mampu menarik minat konsumen secara signifikan.
Samsung dinilai kesulitan mempertahankan harga tanpa mengorbankan kualitas perangkat.
“Samsung tampaknya tidak dapat mempertahankan harga saat ini tanpa mengurangi kualitas, yang berarti Flip 9 mungkin bukan produk yang layak,” tulis laporan tersebut.
Desain Flip Dinilai Mulai Stagnan
Faktor lain yang disebut menjadi penyebab adalah desain clamshell yang dianggap mulai mencapai batas pengembangan.
Samsung disebut kesulitan menghadirkan inovasi besar pada model lipat vertikal karena ruang peningkatannya semakin terbatas.
Berita Terkait
-
Samsung Rilis microSD T7 dan T9, Kecepatan Hingga 200MB/detik, Cocok untuk Gamer dan Kreator
-
Cara Hapus Cache di HP Samsung, Cukup 3 Langkah Mudah Ini
-
5 Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik dan Canggih
-
Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi
-
Bocoran Fitur Galaxy Book 6 Edge, Siap Tantang MacBook dengan Snapdragon X2 Elite?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman