Tekno / Gadget
Senin, 18 Mei 2026 | 09:51 WIB
Samsung Galaxy Z Flip 7 yang resmi diluncurkan ke Indonesia pada Kamis (10/7/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Samsung dikabarkan akan menghentikan lini ponsel Galaxy Z Flip setelah seri kedelapan karena minimnya inovasi desain.
  • Harga jual yang mahal serta kesulitan mempertahankan kualitas produk menjadi kendala utama dalam pengembangan seri Flip.
  • Perusahaan asal Korea Selatan tersebut kini mulai mengalihkan fokus pengembangan pada perangkat lipat berlayar lebih besar.

Suara.com - Samsung dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghentikan lini ponsel lipat clamshell Galaxy Z Flip. Rumor terbaru menyebutkan bahwa Samsung Galaxy Z Flip 8 berpotensi menjadi seri terakhir dari keluarga Flip.

Informasi tersebut muncul dari bocoran seorang informan di Weibo yang menyebut Samsung belum terlihat aktif mengembangkan Galaxy Z Flip 9.

Kondisi itu memicu spekulasi bahwa perusahaan asal Korea Selatan tersebut mulai mengalihkan fokus ke perangkat lipat berukuran lebih besar.

Samsung Disebut Belum Kembangkan Galaxy Z Flip 9

Menurut laporan tersebut, siklus pengembangan Galaxy Z Flip 8 sebenarnya sudah hampir selesai menjelang acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli mendatang. Dalam kondisi normal, Samsung seharusnya sudah mulai menyiapkan penerusnya.

Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda pengembangan aktif untuk Galaxy Z Flip 9, sebagaimana melansir dari laman Phonearena, Senin (18/5/2026).

Samsung Galaxy Z Flip 8 disebut yang terakhir. [Phonearena]

Meski demikian, keterlambatan pengembangan bukan hal baru bagi Samsung. Sebelumnya, lini Galaxy S25 Plus juga disebut sempat mengalami penundaan dalam proses pengembangan.

Harga Mahal Jadi Kendala Utama

Salah satu alasan terbesar yang disebut membuat Samsung mempertimbangkan menghentikan seri Flip adalah soal harga dan permintaan pasar.

Baca Juga: Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak

Walau menjadi ponsel lipat termurah Samsung, Galaxy Z Flip 7 dibanderol mulai 1.099 dolar AS atau sekitar Rp17 jutaan. Bahkan model Galaxy Z Flip 7 FE yang lebih murah di harga 899 dolar AS juga disebut belum mampu menarik minat konsumen secara signifikan.

Samsung dinilai kesulitan mempertahankan harga tanpa mengorbankan kualitas perangkat.

“Samsung tampaknya tidak dapat mempertahankan harga saat ini tanpa mengurangi kualitas, yang berarti Flip 9 mungkin bukan produk yang layak,” tulis laporan tersebut.

Desain Flip Dinilai Mulai Stagnan

Faktor lain yang disebut menjadi penyebab adalah desain clamshell yang dianggap mulai mencapai batas pengembangan.

Samsung disebut kesulitan menghadirkan inovasi besar pada model lipat vertikal karena ruang peningkatannya semakin terbatas.

Load More