-
Harga laptop RTX Spark diprediksi mulai dari Rp32,4 juta hingga Rp52,2 jutaan.
-
Perangkat ini membawa spesifikasi monster komputasi AI demi menantang MacBook Pro.
-
Laptop ini didukung bodi tipis dari mitra seperti Microsoft dan Dell.
Suara.com - Laptop RTX Spark menuai sorotan para penggemar gadget mengingat produk tersebut mempunyai banyak kelebihan. Berapa kisaran harga laptop RTX Spark turut membuat pemerhati gadget penasaran.
Salah seorang analis teknologi bernama Max Weinbach mengungkap bahwa laptop RTX Spark masih terjangkau untuk pasar konsumen.
Secara segmen, harganya diprediksi tak berbeda jauh dibanding MacBook Pro.
Keunggulan superchip RTX Spark meliputi performa grafis selevel RTX 5070 dengan 6.144 CUDA core Blackwell, kekuatan AI lokal hingga 1 PetaFLOP.
Laporan terbaru dari Morgan Stanley dan analis teknologi Max Weinbach mengindikasikan bahwa laptop bertenaga RTX Spark dibanderol lebih mahal daripada PC AI tradisional.
Untuk model dasar yang menggunakan chip Nvidia RTX Spark N1, harga diperkirakan mulai dari 1.799 dolar AS atau sekitar Rp32,4 juta.
Sementara itu, varian yang lebih gahar, N1x, diprediksi menyentuh angka mulai dari 2.899 dolar AS atau setara Rp52,2 jutaan.
Dengan label harga tersebut, Nvidia secara terang-terangan menantang dominasi MacBook Pro milik Apple di pasar kreator dan profesional.
Konfigurasi dasarnya pun tidak main-main, kemungkinan besar mengusung RAM 16 GB atau 32 GB dengan penyimpanan hingga 1TB.
Baca Juga: ADVAN AI Gen Ultra T Resmi Hadir: Laptop Tipis, Kencang, dan Kaya Fitur AI
Secara teknis, RTX Spark adalah monster komputasi. Mengutip NDTV, platform RTX Spark menggabungkan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 inti CUDA dan CPU Nvidia Grace hingga 20 inti.
Nvidia mengklaim perangkat ini mampu menghasilkan hingga 1 petaflop komputasi AI, menjadikannya "superchip" yang sanggup menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal tanpa bergantung pada cloud.
Itu memungkinkan perangkat dapat menjadi asisten AI yang lebih mengutamakan privasi dan keamanan tingkat atas.
Dalam pengujian game, Nvidia bahkan memamerkan Forza Horizon 6 yang berjalan mulus di atas 100 FPS pada resolusi 1440p, membuktikan bahwa portabilitas tidak harus mengorbankan performa.
Para raksasa teknologi pun sudah mengantre untuk menggunakan teknologi ini. Microsoft memperkenalkan Surface Laptop Ultra dengan layar mini-LED, sementara Dell meluncurkan XPS 16 Creator Edition dengan layar OLED ganda.
Asus tidak ketinggalan dengan seri ProArt P16 dan P14, disusul oleh HP dengan OmniBook Ultra 16 yang diklaim sebagai salah satu yang tertipis.
MSI dan Lenovo juga turut meramaikan lewat Prestige N16 Flip AI+ dan Yoga Pro 9n.
Meski spesifikasinya sangat menggiurkan, tantangan utama tetap ada pada ekosistem Windows on Arm, terutama terkait efisiensi baterai dan kompatibilitas aplikasi.
Berita Terkait
-
Acer Swift Air 14 Meluncur, Laptop AI Tipis dengan Intel Core Series 3 dan Baterai Tahan 19 Jam
-
Kolaborasi MediaTek dan NVIDIA dalam RTX Spark, Hadirkan Kemampuan AI Lokal di Perangkat Tipis
-
Samsung Perkenalkan Panel OLED Laptop Ultra Slim Tertipis di Dunia, Sasar Industri Gaming
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia Diprotes Warga Italia
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'