- Sony resmi meluncurkan lini headphone premium 1000X THE COLLEXION di Indonesia pada 12 Juni 2026 mendatang.
- Produk ini mengintegrasikan teknologi noise cancelling canggih, fitur audio berbasis AI, dan desain material yang ergonomis.
- Perangkat tersebut hadir dalam pilihan warna Platinum dan Black dengan harga ritel sebesar Rp10.999.000 per unit.
Suara.com - Seiring berkembangnya layanan streaming musik, film, dan game, pengguna semakin menuntut perangkat audio yang menawarkan performa tinggi sekaligus desain eksklusif.
Menjawab tren tersebut, Sony resmi memperkenalkan 1000X THE COLLEXION, lini headphone premium terbaru yang menjadi bagian dari keluarga legendaris seri 1000X.
Peluncuran ini sekaligus menandai satu dekade perjalanan seri 1000X yang selama ini dikenal sebagai salah satu standar industri dalam teknologi noise cancelling dan kualitas audio premium.
Presiden Direktur PT Sony Indonesia, Motoya Itako, mengatakan produk terbaru ini menjadi interpretasi baru dari filosofi seri 1000X yang telah berkembang selama 10 tahun terakhir.
"Selama satu dekade terakhir, seri 1000X mencerminkan komitmen Sony dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan yang luar biasa bagi konsumen di seluruh dunia." ujar Motoya Itako dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, melalui 1000X THE COLLEXION, kami menghadirkan interpretasi baru dari filosofi 1000X yang memadukan kualitas suara premium, desain yang elegan, serta kenyamanan optimal dalam satu produk.
Rayakan Satu Dekade Inovasi Seri 1000X
Sejak diperkenalkannya Sony MDR-1000X pada 2016, seri 1000X telah menjadi salah satu lini headphone premium paling populer di pasar global.
Sony terus mengembangkan teknologi noise cancelling cerdas, kualitas audio resolusi tinggi, serta desain ergonomis untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang semakin mendekati visi para kreator musik dan konten.
Baca Juga: HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
Melalui 1000X THE COLLEXION, Sony kini menghadirkan fokus baru yang tidak hanya mengutamakan kualitas suara, tetapi juga menonjolkan aspek desain premium dan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
Material Premium dan Desain Mewah
1000X THE COLLEXION menggunakan headband berbahan logam premium dengan tekstur matte hasil proses sandblasting yang dipadukan sentuhan akhir mengilap hasil pemolesan manual.
Sony juga mengembangkan material faux leather khusus selama dua tahun untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut sekaligus meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama.
Perangkat ini hadir dalam dua pilihan warna, yakni Platinum dan Black, yang dirancang untuk menampilkan kesan elegan sekaligus modern.
Untuk meningkatkan kenyamanan, Sony memperbesar ukuran earcup dan memperlebar bantalan headband agar distribusi tekanan lebih merata di kepala pengguna.
Berita Terkait
-
Gandeng LE SSERAFIM, Sony Hadirkan Warna Baru untuk Headphone WH-1000XM5 dan WF-1000XM5
-
Cara Menghubungkan Bluetooth Headphone ke PC
-
Getaran Luar Biasa, Sony Perkenalkan Headphone Terbaru, ULT WEAR
-
Jack Headphone HP Rusak? Jangan Panik! Ini Solusi Cepatnya
-
Perbedaan Earphone dan Headphone, Cek Sebelum Beli
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan