- Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra berdesain ultra-tipis berbahan Flex Titanium di Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026.
- Perangkat ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai 5.000mAh, serta kamera utama 200MP untuk mendukung produktivitas dan fotografi.
- Ponsel lipat ini juga dilengkapi fitur Galaxy AI mutakhir seperti My FanCam, Notebook Gemini, dan Now Nudge.
Suara.com - Selama bertahun-tahun, adopsi smartphone lipat (foldable) sering kali terbentur pada satu dilema besar: dimensi perangkat yang intimidatif.
Banyak pengguna mengeluhkan ketebalan ponsel lipat yang terasa seperti membawa dua unit smartphone yang ditumpuk, sehingga kurang nyaman saat disimpan di saku atau digenggam dalam durasi lama.
Namun, mengejar desain tipis biasanya berarti mengorbankan kapasitas baterai, kualitas kamera, hingga performa prosesor.
Paradigma bahwa "HP Lipat tidak bisa se-Ultra HP konvensional" menjadi penghalang besar bagi kaum profesional untuk beralih sepenuhnya ke teknologi layar lipat.
Menjawab tantangan teknik tersebut, Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra. Melalui desain ultra-tipis berbahan Flex Titanium, Samsung membuktikan bahwa efisiensi dimensi tidak harus mengorbankan kekuatan hardware.
Berikut adalah tiga pilar inovasi teknologi yang menjadi fokus utama Galaxy Z Fold8 Ultra dalam mengubah cara manusia berinteraksi dengan perangkat digital:
1. Ultra Performa: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Ekosistem Daya Cerdas
Inti dari kekuatan Galaxy Z Fold8 Ultra terletak pada chipset Snapdragon® 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Inovasi ini bukan sekadar peningkatan kecepatan mentah, melainkan evolusi pada unit pemrosesan saraf (NPU) yang melonjak hingga 21 persen.
Baca Juga: Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
Peningkatan ini krusial untuk menangani beban kerja AI yang berat tanpa membuat perangkat panas atau boros daya.
Samsung juga menyematkan baterai 5.000mAh yang didukung teknologi Battery Power Sharing.
Fitur ini memungkinkan pengguna menjadikan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai pusat pengisian daya nirkabel bagi perangkat lain, seperti Galaxy Buds, di tengah situasi mendesak seperti rapat penting.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menjelaskan bahwa kekuatan ini adalah bagian dari strategi "Ultra" yang menyeluruh.
"Nama 'Ultra' mencerminkan bagaimana performa Snapdragon® 8 Elite Gen 5 dan sistem daya bekerja bersama untuk membantu pengguna melakukan lebih banyak hal dalam satu perangkat foldable, tanpa lagi merasa seperti membawa dua smartphone sekaligus," ujar Ilham Indrawan di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2. Revolusi Sinematografi: Sensor 200MP dan Fitur Cinematic LUT
Berita Terkait
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Rumor Samsung Setop Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip8 Disebut Jadi Generasi Terakhir
-
Vivo X Fold 6 Global Kantongi Sertifikasi Ini, Sinyal Kuat Peluncuran Resmi Makin Dekat
-
4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi