Tekno / Internet
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB
WhatsApp perkenalkan Meta Business Agent diJakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • WhatsApp meluncurkan Meta Business Agent di Indonesia pada 11 Agustus 2026 untuk layanan pelanggan 24 jam.
  • Teknologi agen AI tersebut membantu bisnis menjawab pesan, merekomendasikan produk, dan memproses transaksi secara otomatis.
  • Kehadiran inovasi ini mendampak UKM agar tetap kompetitif tanpa harus menambah jumlah tenaga admin manusia.

“Di Indonesia, WhatsApp bukan sekadar aplikasi perpesanan, melainkan tempat masyarakat memesan makanan, merencanakan perjalanan, dan terhubung dengan bisnis yang mereka percayai,” katanya.

Sandhya Devanathan, Vice President of India & Southeast Asia at Meta di Jakarta, Selasa (11/8/2026).[Suara.com/Dythia]

AI Tak Hanya Menjawab Chat

Hal yang membedakan Meta Business Agent dari chatbot sederhana adalah kemampuannya menangani lebih banyak tahapan dalam perjalanan pelanggan.

Untuk bisnis kecil dan menengah, agen AI dapat diaktifkan langsung melalui aplikasi WhatsApp Business.

Pelaku usaha dapat melatih AI agar memahami informasi spesifik mengenai bisnis mereka. Agen tersebut kemudian dapat menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan rekomendasi berdasarkan katalog produk, menjadwalkan janji temu, mengidentifikasi calon pelanggan, hingga membantu proses penjualan.

Jika pertanyaan pelanggan membutuhkan campur tangan manusia, percakapan juga dapat dialihkan kepada anggota tim.

Artinya, AI tidak harus menggantikan admin. Fungsinya lebih mirip lapisan pertama layanan pelanggan yang bekerja sepanjang waktu dan menyerahkan percakapan tertentu kepada manusia ketika diperlukan.

Konsep ini penting terutama bagi UKM yang tidak memiliki sumber daya untuk membangun pusat layanan pelanggan 24 jam.

Perusahaan Besar Bisa Hubungkan AI dengan Sistem Bisnis

Baca Juga: WhatsApp Tiba-tiba Eror dan Muncul Tulisan 'Account in Review', Begini Cara Memulihkannya!

Untuk perusahaan dengan kebutuhan lebih kompleks, WhatsApp juga menyediakan Meta Business Agent Platform.

Platform tersebut memungkinkan perusahaan membangun dan menyesuaikan agen AI sendiri sekaligus menghubungkannya dengan sistem yang sudah digunakan.

WhatsApp Mulai Jadi “Etalase” Bisnis yang Bisa Dicari

WhatsApp sedang menyiapkan kemampuan agar pengguna dapat menemukan bisnis yang didukung Meta Business Agent langsung dari aplikasi. 

Dalam waktu dekat, pengguna dapat mencari nama bisnis melalui kolom Search atau membagikan kontak bisnis kepada teman dan keluarga.

Jika fitur ini diperluas, WhatsApp berpotensi tidak lagi hanya menjadi tempat pelanggan menghubungi bisnis yang sudah mereka kenal.

Platform tersebut bisa berkembang menjadi pintu masuk untuk menemukan, bertanya, mendapatkan rekomendasi, hingga membeli produk dari sebuah bisnis.

Ini membuat peran AI menjadi semakin penting karena percakapan dengan pelanggan dapat berlangsung sejak tahap pencarian informasi hingga transaksi.

AI Bisa Mengubah Cara UKM Bersaing

Dampak terbesar dari teknologi ini justru berpotensi dirasakan UKM. Perusahaan besar selama ini relatif memiliki kemampuan untuk mempekerjakan tim customer service dan sales dalam jumlah besar. UKM tidak selalu memiliki sumber daya yang sama.

Dengan agen AI yang berjalan 24 jam, bisnis kecil bisa memiliki semacam “lapisan layanan” yang tetap aktif ketika pemilik usaha sedang tidur, berada di luar toko, atau tidak sedang memegang ponsel.

Namun, teknologi tersebut tetap membutuhkan pengelolaan yang tepat. AI harus dilatih dengan informasi bisnis yang akurat, memahami batas kewenangannya, dan mampu mengalihkan percakapan kepada manusia ketika menghadapi persoalan yang tidak dapat ditangani secara otomatis.

WhatsApp perkenalkan Meta Business Agent diJakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Dythia]

Karena itu, masa depan layanan pelanggan bukan semata-mata tentang manusia versus AI.

Model yang lebih realistis adalah AI menangani percakapan rutin dalam skala besar, sementara manusia menangani persoalan yang membutuhkan penilaian, empati, atau keputusan khusus.

Load More