- AQUA Elektronik meluncurkan kulkas AQR-TTD576RSG(CL) berkapasitas 522 liter untuk menjawab kebutuhan penyimpanan bahan pangan keluarga.
- Perangkat ini menghadirkan teknologi Magic Zone, HCS Humidity Zone, dan ABT Pro Anti-Bacterial demi menjaga kualitas makanan.
- Kulkas pintar ini juga dilengkapi konektivitas Wi-Fi serta Twin Inverter Energy Saving dengan konsumsi daya 56 Watt.
Suara.com - Ruang penyimpanan yang terlalu padat pada kulkas, dapat membuat distribusi udara dingin menjadi kurang optimal. Selain itu, aroma kuat dari bahan tertentu berpotensi bercampur dengan makanan lain.
Di titik ini, sistem sirkulasi dan filtrasi udara menjadi bagian penting dari teknologi kulkas modern.
Tujuannya bukan sekadar mempertahankan temperatur, tetapi menciptakan lingkungan penyimpanan yang lebih higienis dan membantu mengurangi perpindahan aroma antar-makanan.
Teknologi Mulai Mengubah Cara Kulkas Menyimpan Makanan
Perkembangan teknologi perangkat rumah tangga kemudian mendorong produsen menghadirkan sistem penyimpanan yang lebih spesifik untuk kebutuhan bahan pangan.
Salah satunya diterapkan pada AQUA Elektronik AQR-TTD576RSG(CL) yang menawarkan kapasitas penyimpanan 522 liter.
Perangkat ini mengintegrasikan sejumlah teknologi yang dirancang untuk mengatur kondisi penyimpanan berdasarkan karakteristik bahan makanan.
Trainer Refrigerator Product AQUA Elektronik Indonesia, Lidia Ivonne, mengatakan teknologi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan keluarga yang melakukan penyimpanan bahan makanan dalam jumlah besar.
“Kami memadukan kapasitas masif dengan teknologi yang secara spesifik menjaga kelembapan, kehigienisan udara, hingga fleksibilitas suhu, sehingga stok makanan mingguan dapat bertahan jauh lebih lama tanpa kehilangan nutrisinya,” ujar Lidia dalam keterangan resminya, Kamis (13/8/2026).
Baca Juga: 5 Cara Merawat Kulkas Mini agar Tidak Gampang Bocor dan Bau
Suhu Penyimpanan Tak Lagi Harus Seragam
Salah satu teknologi yang menarik adalah Magic Zone, yang memungkinkan pengguna memilih pengaturan suhu sesuai kebutuhan bahan makanan.
Pendekatan ini menunjukkan perubahan konsep penyimpanan pada kulkas modern. Alih-alih seluruh ruang bekerja dengan kondisi yang relatif sama, area tertentu dapat dioptimalkan untuk kategori makanan berbeda, seperti daging, seafood, maupun produk susu.
Sementara itu, HCS Humidity Zone dirancang untuk membantu mempertahankan kelembapan pada kompartemen buah dan sayuran.
Teknologi Antibakteri dan Filtrasi Jadi Lapisan Perlindungan
Kulkas yang menyimpan banyak jenis makanan juga menghadapi tantangan dari sisi kebersihan udara.
Berita Terkait
-
Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi
-
5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Kasus Batu Ginjal Meningkat, Dokter Ingatkan Deteksi Dini dan Teknologi Laser Minim Sayatan
-
Bukan Sekadar Chatbot, Ini Jadi "Senjata Rahasia" Soltius Indonesia di Era Konsultasi Berbasis GenAI
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali