- UMKMall meluncurkan asisten Teman AI di Jakarta Creative Hub pada Rabu, 2 September 2026.
- Fitur berbasis klik tanpa prompt dirancang untuk membantu operasional bisnis lima ribu pelaku usaha.
- Uji coba teknologi tersebut terbukti berhasil meningkatkan jumlah pengikut organik serta total penjualan produk.
Konsep tersebut menjadi bagian dari pendekatan Beyond Learning yang diusung UMKMall. Informasi tidak berhenti pada tahap diketahui, tetapi diarahkan menjadi tindakan dalam rencana 7, 30 hingga 90 hari.
Suparno menyebut pendekatan itu sebagai pergeseran dari sekadar bertahan menuju pertumbuhan.
“Kebanyakan platform berhenti pada tahap 'Tahu' atau 'Bisa'. Kami membawa UMKM melampaui edukasi menuju kemandirian melalui alur, Informasi, Pemahaman, Tindakan Real, Perbaikan Terukur,” bebernya.
Teman AI juga menggunakan pendekatan Human-Centric AI. Menurut Suparno, AI bukan untuk menggantikan pengusaha, melainkan memberikan skala dan informasi agar manusia dapat mengambil keputusan dan bertindak.
“AI memberikan skala dan informasi, tetapi manusialah yang menghadirkan kepercayaan, tindakan, dan kebijaksanaan,” ungkap Suparno.
Sudah Diuji 5.000 UMKM
UMKMall menyebut Teman AI telah diuji kepada sekitar 5.000 pelaku UMKM selama beberapa bulan. Sementara ekosistem UMKMall kini terkoneksi dengan lebih dari 45.000 UMKM.
Head of Marketing & Growth UMKMall, Shinta Mariani, mengatakan hasil uji coba menunjukkan teknologi tersebut mulai digunakan untuk kebutuhan bisnis riil.
“Teman AI terbukti tidak hanya membantu branding di social media, tetapi berdampak langsung pada performance bisnis riil, yakni mulai dari penambahan followers organik hingga menaikkan angka penjualan (sales),” ucapnya.
Baca Juga: Laptop Tak Lagi Cuma Buat Kerja, HP Bawa AI Lebih Dalam ke OmniBook
Salah satu pengguna, Founder Ara Cookies Fridayanti, mengatakan Teman AI membantunya mendapatkan arah tindakan yang lebih jelas.
“Teman AI tidak memberi jawaban teori umum yang mengawang-awang, melainkan bimbingan konkret yang sangat masuk akal bagi bisnis kecil saya dengan bahasa yang mudah,” ujarnya.
Target Berikutnya F&B hingga Permodalan
Pengembangan Teman AI menjadi bagian dari strategi UMKMall dalam tiga tahun ke depan. COO UMKMall, Andy Marsden, mengatakan tahap awal akan berfokus pada marketing dan penjualan, sebelum diperluas ke pendampingan regulasi dan sertifikasi halal.
“Pada tahap awal, fokus kami adalah menggenjot marketing dan penjualan produk ke pasar. Selanjutnya, kami akan membantu para pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan regulasi dan perizinan industri seperti pengurusan sertifikasi halal yang sangat krusial di sektor makanan dan minuman,” ungkapnya.
Dalam jangka panjang, UMKMall menargetkan pembangunan jembatan antara UMKM dan institusi keuangan untuk memperluas akses permodalan.
Sektor F&B menjadi sasaran utama karena sekitar 80 persen basis komunitas UMKMall bergerak di bidang tersebut.
“Komitmen kami adalah meningkatkan kualitas hidup serta profitabilitas mereka secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif, pendampingan legalitas, dan standarisasi finansial agar siap memenuhi kriteria lembaga pembiayaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif