- Lenovo memperluas kecerdasan buatan Qira ke berbagai perangkat seperti PC, smartphone, tablet, dan smartwatch Motorola.
- Qira terintegrasi dengan aplikasi produktivitas seperti Gmail, Slack, dan Notion untuk menyatukan informasi serta membantu tindakan pengguna.
- Lenovo menerapkan arsitektur hybrid dengan pemrosesan local-first serta enkripsi data guna menjaga privasi dan kendali pengguna.
Dengan integrasi ini, pengguna tidak hanya mendapatkan jawaban. Qira dirancang membawa proses dari mencari informasi menuju tindakan.
Perubahan jadwal di kalender, email penting, atau pembaruan dalam percakapan grup dapat dirangkum melalui fitur Catch Me Up.
Pengguna kemudian dapat mengambil tindakan dari antarmuka yang sama tanpa harus membuka satu per satu aplikasi terkait.
Lenovo juga memperluas integrasi dengan Notion dan Perplexity. Koneksi dengan Notion memungkinkan pengguna mengakses dan mengedit informasi proyek melalui Qira, sedangkan integrasi Perplexity ditujukan untuk membantu riset lebih mendalam, termasuk mencari referensi visual.
Pemrosesan Lokal Jadi Fondasi
Di tengah semakin luasnya akses AI terhadap informasi pribadi, Lenovo menempatkan privasi dan kendali pengguna sebagai bagian penting dari desain Qira.
Qira menggunakan arsitektur hybrid dengan pendekatan local-first. Ketika memungkinkan, pemrosesan dilakukan langsung di perangkat.
Informasi yang dimasukkan ke basis pengetahuan personal pengguna juga dienkripsi dan disimpan secara lokal.
Jika pemrosesan cloud diperlukan, Qira hanya mengirimkan prompt dan konteks yang relevan melalui layanan cloud yang aman dan terenkripsi.
Vice President of AI Ecosystem Lenovo, Dan Dery, mengatakan AI personal seharusnya tidak sekadar menjadi aplikasi yang menunggu perintah.
Menurut dia, AI perlu memahami hal yang penting bagi pengguna, mengikuti aktivitas di berbagai perangkat, serta membantu mengoordinasikan langkah berikutnya melalui agen, aplikasi, dan layanan yang dipilih pengguna.
Dengan ekspansi ini, Lenovo tampaknya ingin menggeser posisi AI dari sekadar fitur di dalam perangkat menjadi lapisan kecerdasan yang menghubungkan ekosistem digital pengguna.
Qira direncanakan terus diperluas ke lebih banyak perangkat dan form factor hingga akhir 2026.
Ketersediaan fitur tetap dapat berbeda berdasarkan perangkat, pasar, konfigurasi, pembaruan software, izin pengguna, serta layanan yang digunakan.