Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB
Ilustrasi Sumber Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan (magnific)
  • Sumber energi terbarukan seperti surya dan angin dapat pulih secara alami dan berkelanjutan untuk masa depan.
  • Energi tidak terbarukan mencakup batu bara serta minyak bumi yang memiliki cadangan terbatas dan pembentukannya sangat lama.
  • Perbedaan utama kedua energi terletak pada ketersediaan, dampak lingkungan, biaya pembangunan, serta contoh pemanfaatannya bagi kehidupan manusia.

Suara.com - Kebutuhan energi terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, dan aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, tidak semua sumber energi memiliki kemampuan yang sama untuk tersedia kembali setelah digunakan sehingga penting memahami karakteristik setiap jenisnya.

Berdasarkan ketersediaannya, sumber energi secara umum dapat dibedakan menjadi energi terbarukan dan energi tidak terbarukan.

Memahami perbedaan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan beserta contohnya dapat membantu mengenali pilihan energi yang lebih berkelanjutan untuk masa depan.

Apa Itu Sumber Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan?

Sumber energi terbarukan adalah sumber daya alam yang dapat tersedia kembali melalui proses alami dalam waktu relatif singkat sehingga penggunaannya dapat berlangsung secara berkelanjutan apabila dikelola dengan baik.

Energi surya, angin, air, panas bumi, biomassa, dan gelombang laut merupakan beberapa contoh sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Energi surya memanfaatkan radiasi matahari, sedangkan energi angin menggunakan pergerakan udara untuk menghasilkan tenaga yang dapat dikonversi menjadi listrik.

Sementara itu, sumber energi tidak terbarukan berasal dari sumber daya alam dengan jumlah terbatas dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terbentuk kembali sehingga cadangannya dapat berkurang akibat pemakaian terus-menerus.

Batu bara, minyak bumi, dan gas alam termasuk sumber energi tidak terbarukan yang selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan listrik, transportasi, industri, dan berbagai aktivitas lainnya.

Karena proses pembentukan sumber energi tersebut berlangsung dalam rentang waktu geologis, persediaannya tidak dapat dipulihkan dengan cepat ketika telah dieksploitasi dan digunakan.

Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan Beserta Contohnya

Perbedaan kedua sumber energi tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek, mulai dari ketersediaan hingga dampaknya terhadap lingkungan.

1. Ketersediaan sumber energi

Energi terbarukan memiliki sumber yang dapat diperbarui secara alami sehingga relatif lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Matahari tetap menghasilkan energi setiap hari, angin terus bergerak, sedangkan siklus air memungkinkan tenaga air dimanfaatkan kembali.

Sebaliknya, sumber energi tidak terbarukan mempunyai cadangan terbatas sehingga jumlahnya akan terus berkurang ketika digunakan.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com