- Usaha dalam fisika merupakan hasil kali gaya dan perpindahan benda yang dihitung dalam satuan Joule.
- Daya adalah besarnya usaha yang dilakukan setiap satuan waktu dengan satuan Watt atau Joule per sekon.
- Penyelesaian persoalan fisika terkait usaha dan daya dilakukan menggunakan rumus dasar yang melibatkan gaya, perpindahan, dan waktu.
Suara.com - Usaha dan daya merupakan dua konsep penting dalam materi Fisika yang berkaitan dengan gaya, perpindahan, energi, dan waktu.
Keduanya juga dapat ditemukan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mendorong benda, mengangkat barang, hingga menggunakan mesin.
Untuk menghitung usaha dan daya, terdapat rumus yang perlu dipahami beserta keterangan dari setiap variabelnya.
Dengan mengetahui rumus tersebut, berbagai persoalan Fisika yang berkaitan dengan usaha dan daya dapat diselesaikan dengan lebih mudah.
Lalu, apa yang dimaksud dengan usaha dan daya dalam Fisika? Simak pengertian, rumus, satuan, hingga contoh soal dan cara menghitungnya berikut ini, melansir laman Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dan beragam sumber lain.
Apa Itu Usaha dan Daya dalam Fisika? Ini Rumusnya
Pengertian Usaha dalam Fisika
Dalam Fisika, usaha merupakan hasil kali antara gaya yang diberikan pada benda dan perpindahan benda yang searah dengan gaya tersebut. Dengan kata lain, usaha berkaitan dengan energi yang digunakan untuk memindahkan atau menggerakkan suatu benda.
Usaha dilambangkan dengan W yang berasal dari kata work. Satuan usaha dalam Sistem Internasional (SI) adalah Joule (J).
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah adanya perpindahan. Jika seseorang memberikan gaya pada benda tetapi benda tersebut tidak berpindah, usaha yang dilakukan secara Fisika bernilai nol.
Nilai usaha juga bergantung pada arah gaya terhadap perpindahan. Jika gaya searah dengan perpindahan, usaha bernilai positif, sedangkan gaya yang berlawanan arah dengan perpindahan menghasilkan usaha negatif.
Rumus Usaha
Rumus dasar usaha dapat dituliskan sebagai:
W = F × s
Keterangan:
W = usaha (Joule/J)
F = gaya (Newton/N)
s = perpindahan (meter/m)
Dari rumus tersebut, semakin besar gaya atau perpindahan yang terjadi, semakin besar pula usaha yang dihasilkan apabila keduanya searah. Rumus ini dapat digunakan ketika gaya yang diberikan searah dengan perpindahan benda.
Jika gaya membentuk sudut tertentu terhadap arah perpindahan, rumus usaha dapat ditulis menjadi: