- Penggemar BIGBANG di Jakarta mendapatkan jalur khusus berupa kode presale melalui aplikasi myIM3 dan bima+.
- Akses pembelian tiket lebih awal tersebut berhasil membuat pengalaman perang tiket penggemar menjadi jauh lebih singkat.
- Kehadiran fitur konser ini menunjukkan transformasi aplikasi operator seluler menjadi pintu masuk berbagai pengalaman gaya hidup digital.
Melalui akun X @boy_seagul, seorang pelanggan membagikan pengalamannya menggunakan kode presale untuk berburu tiket BIGBANG.
“WAHHJ ENAK BGT WAR INDOSAT, gua jam segini dah kelarrrrr kwkwkw,” tulisnya.
Unggahan tersebut menggambarkan bagaimana akses lebih awal dapat menjadi bagian dari strategi penggemar menghadapi persaingan mendapatkan tiket konser.
Bagi VIP, perbedaan waktu beberapa menit saja bisa terasa penting ketika tiket konser idola mulai diperebutkan banyak orang secara bersamaan.
Aplikasi Operator Mulai Jadi Pintu Lifestyle
Kehadiran presale konser melalui aplikasi juga menunjukkan perubahan fungsi platform digital operator seluler.
Aplikasi yang sebelumnya identik dengan kebutuhan seperti membeli paket data, mengecek pulsa, atau mengelola layanan pelanggan, kini dapat menjadi pintu menuju berbagai pengalaman digital.
Dalam konteks K-Pop, kebutuhan tersebut semakin relevan karena aktivitas penggemar memang banyak berlangsung secara digital.
Mulai dari streaming musik, mengikuti konten terbaru, berinteraksi dengan komunitas, membeli merchandise, hingga berburu tiket konser, semuanya terhubung dengan perangkat dan layanan digital.
Karena itu, ketika akses menuju pengalaman tersebut bisa ditemukan di aplikasi yang sudah digunakan sehari-hari, prosesnya menjadi lebih dekat dengan kebiasaan pengguna.
Konser Dimulai Sebelum Lampu Panggung Menyala
Bagi VIP, pengalaman BIGBANG di Jakarta pada akhirnya bukan hanya soal dua atau tiga jam ketika G-Dragon, Taeyang, dan Daesung berada di atas panggung.
Pengalaman tersebut dimulai jauh sebelumnya. Ada notifikasi pengumuman tur, grup chat yang tiba-tiba ramai, playlist lama yang kembali diputar, perdebatan soal setlist, pencarian kursi terbaik, sampai menyusun strategi menghadapi hari penjualan tiket.
Jalur presale kemudian menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.