- Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo memimpin upacara Hari Bhakti Postel ke-81 di Bandung pada Selasa, 29 September 2026.
- Tantangan kedaulatan bangsa kini bergeser dari pengambilalihan sarana komunikasi masa lalu menjadi penguasaan teknologi digital.
- Pemerintah dan pelaku industri berkolaborasi memperluas konektivitas digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.
Ia menilai kolaborasi antara komunitas ICT dan digital, mulai dari asosiasi, operator, vendor, hingga pemangku kepentingan lainnya, penting untuk menjaga pertumbuhan industri.
Teddy optimistis sinergi tersebut dapat mendorong industri ICT dan digital berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui layanan telekomunikasi dan digital yang semakin inklusif.
“Kami sebagai pelaku industri konektivitas digital di Indonesia melihat bahwa inklusivitas digital sangat ditunggu oleh masyarakat secara luas dan merata,” ungkap Teddy.
Menurutnya, konektivitas digital perlu semakin terintegrasi dengan melibatkan seluruh ekosistem di Indonesia.
“Ini tujuannya agar konektivitas ini semakin terintegrasi melibatkan seluruh ekosistem di Indonesia, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian yang ditopang melalui kematangan infrastruktur digital,” ujarnya.
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 akhirnya membawa kembali perhatian pada perubahan besar yang terjadi di sektor komunikasi Indonesia.
Dari perjuangan mengambil alih sarana Pos, Telegram, dan Telefon pada masa lalu, tantangan kini bergeser pada bagaimana Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital.
Bagi pemerintah dan pelaku industri, konektivitas yang semakin luas dan inklusif menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, asosiasi, operator, vendor, dan masyarakat, infrastruktur digital diharapkan tidak hanya memperluas konektivitas, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.