Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB
Rangkaian produk ilegal JBL ditemukan Harman. [JBL]
BACA 10 DETIK
  • Harman International menghapus lebih dari 500.000 tautan produk ilegal dan palsu di marketplace kawasan Asia Pasifik sepanjang 2025.
  • Aparat setempat bersama Harman menyita berbagai produk palsu JBL di Korea Selatan dan Thailand selama paruh pertama 2026.
  • Harman menjalankan kampanye edukasi media sosial untuk membantu konsumen mengenali produk JBL palsu serta menghindari risikonya.

Suara.com - Peredaran produk palsu JBL masih menjadi perhatian Harman International di kawasan Asia Pasifik (APAC). Sepanjang 2025, perusahaan mengklaim telah memfasilitasi penghapusan lebih dari 500.000 tautan produk ilegal dari berbagai platform marketplace digital utama di kawasan tersebut.

Dari jumlah itu, sekitar 300.000 tautan teridentifikasi sebagai barang palsu, sementara sisanya merupakan tautan yang dinilai melanggar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Harman.

Upaya tersebut dilakukan perusahaan sebagai bagian dari penegakan HAKI sekaligus perlindungan konsumen dan mitra kanal resmi.

Perusahaan bekerja sama dengan platform e-commerce, otoritas bea cukai, serta aparat penegak hukum untuk mengidentifikasi dan menghapus produk palsu maupun tiruan yang menggunakan merek milik perusahaan.

General Manager and Vice President, Consumer Audio, HARMAN Asia Pacific, Grace Koh, mengatakan pemberantasan produk palsu menjadi semakin penting seiring JBL memasuki usia ke-80 pada 2026.

“Selama 80 tahun, JBL telah meraih kepercayaan konsumen di seluruh dunia dengan berfokus pada inovasi, performa, dan kualitas,” ujar Grace dalam keterangan resminya, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, produk palsu bukan hanya berkaitan dengan pelanggaran HAKI, tetapi juga dapat memengaruhi pengalaman konsumen terhadap merek JBL.

JBL Flip 6 hingga Charge 6 Disita

Upaya pemberantasan barang palsu berlanjut pada 2026. Dalam enam bulan pertama tahun ini, Harman bersama otoritas setempat melakukan sejumlah operasi penegakan hukum di pasar APAC.

Di Korea Selatan, produk JBL Flip 6 palsu berhasil disita dalam operasi yang dilakukan bersama otoritas setempat.

Dalam operasi terpisah di negara yang sama, aparat juga menyita unit JBL Charge 6 palsu. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus rantai distribusi produk tiruan di pasar.

Sementara di Thailand, otoritas bea cukai menghentikan peredaran produk palsu yang menggunakan nama fiktif “JBL Max 33”.

Operasi lainnya di Thailand juga menemukan dan menyita produk palsu dari JBL Go 4, JBL Clip, serta jajaran headphone JBL Tune series.

Rangkaian penindakan tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan produk palsu dilakukan tidak hanya di platform digital, tetapi juga melalui penindakan terhadap distribusi produk di pasar.

Harman Edukasi Konsumen

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com