Lenovo Tingkatkan Komputasi Ducati, Simulasi Motor Balap Lebih Cepat hingga 50 Persen

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:17 WIB
Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse. [Lenovo]
BACA 10 DETIK
  • Lenovo dan Ducati meningkatkan infrastruktur HPC pada 2026 untuk mempercepat simulasi mesin dan aerodinamika Desmosedici GP MotoGP 2027.
  • Peningkatan kapasitas komputasi ini mempercepat simulasi CFD mesin hingga 50 persen dan analisis struktural sebesar 30 persen.
  • Platform Ducati Lenovo Remote Garage menghubungkan secara real-time para engineer di sirkuit dengan fasilitas di Italia.

Suara.com - Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse memasuki tahap baru melalui peningkatan infrastruktur komputasi berperforma tinggi atau High Performance Computing (HPC).

Teknologi ini memungkinkan Ducati mempercepat simulasi mesin dan aerodinamika untuk mendukung pengembangan motor Desmosedici GP yang akan digunakan pada musim MotoGP 2027.

Peningkatan tersebut membuat waktu simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) tiga dimensi pada mesin berkurang hingga 50 persen. Sementara itu, proses analisis struktural atau structural analysis menjadi 30 persen lebih cepat.

Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse telah berlangsung sejak 2018. Sebagai Title and Technology Partner Ducati Lenovo Team, Lenovo memasok teknologi komputasi dan kolaborasi untuk mendukung kebutuhan teknis Ducati, mulai dari analisis data di lintasan hingga simulasi desain motor.

Dalam keterangan resminya pada Rabu (21/10/2026), Lenovo menyebut peningkatan infrastruktur HPC menjadi bagian penting dari persiapan Ducati menghadapi regulasi teknis MotoGP yang baru pada 2027.

President Director Lenovo Indonesia Varinderjit Singh mengatakan, teknologi komputasi dan kolaborasi berperan dalam membantu Ducati menangani proses rekayasa motor balap yang semakin kompleks.

“Kolaborasi jangka panjang kami dengan Ducati Corse menunjukkan bagaimana teknologi canggih dapat membantu menjawab tantangan engineering yang kompleks dalam salah satu lingkungan balap paling menantang di dunia,” ujar Varinderjit dilansir dari keterangan resminya, (23/10/2026).

Menurutnya, peningkatan kemampuan komputasi memungkinkan Ducati menjalankan simulasi, mengolah data, dan menghubungkan engineer di berbagai lokasi secara lebih efektif.

Kapasitas Komputasi Naik, Pengembangan Motor Lebih Efisien

Infrastruktur HPC yang ditingkatkan memiliki kemampuan komputasi teoretis gabungan double-precision lebih dari 108 TFLOPS.

Dibandingkan generasi compute node sebelumnya, kapasitas memori yang tersedia hampir dua kali lipat, sementara daya pemrosesannya meningkat sekitar 48 persen.

Peningkatan ini memungkinkan engineer Ducati Corse menjalankan lebih banyak simulasi mesin dan aerodinamika secara bersamaan.

Mereka juga dapat menguji lebih banyak konfigurasi desain secara virtual sebelum menentukan rancangan yang akan dilanjutkan ke tahap pembuatan prototipe.

Kemampuan tersebut menjadi semakin penting dalam pengembangan Desmosedici GP untuk musim 2027.

Ducati harus menyesuaikan desain motor dengan regulasi teknis baru, sekaligus mengoptimalkan performa motor yang digunakan pada musim berjalan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com