Suara.com - Seorang relawan di Nairobi, Kenya, menggagas berdirinya tim tanggap darurat komunitas di kawasan kumuh perkotaan terbesar di Afrika. Dengan biaya satu dolar atau sekitar 14 ribu rupiah per bulan, warga bisa mendapatkan akses ke berbagai layanan darurat, termasuk ambulans. (VOA Indonesia)
3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat
News | 15:48 WIB