Suara.com - Perbincangan tentang kiamat atau akhir zaman memang selalu menarik perhatian. Namun, bukan hanya dalam konteks religi atau film fiksi ilmiah, para ilmuwan kosmologi pun memiliki beberapa teori mengerikan tentang bagaimana alam semesta bisa berakhir.
Salah satu teori yang paling dramatis dikenal sebagai Big Crunch, atau Remukan Besar. Dalam skenario ini, alam semesta yang terus mengembang sejak peristiwa Big Bang 13,8 miliar tahun lalu suatu saat akan berhenti mengembang.
Seperti bola yang dilempar ke atas dan mencapai puncaknya, gravitasi akan mengambil alih dan menarik seluruh alam semesta kembali ke titik awal. Galaksi-galaksi yang kini saling menjauh dengan kecepatan tinggi diperkirakan akan mulai bergerak saling mendekat.
Tabrakan antar bintang dan planet akan terjadi dalam skala besar. Langit malam akan berubah drastis, dan suhu alam semesta akan meningkat tajam. Pada titik akhir, seluruh materi akan terkompresi ke dalam satu titik super panas dan padat yang disebut singularitas—kebalikan dari Big Bang.
Selengkapnya dalam video ini.
Host/Video Editor: Nathan/Matthew
Berita Terkait
-
Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
-
Stuart Fails to Save the Universe: Suguhkan Aksi Antardimensi yang Kocak!
-
Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Menjelajahi Misteri Alam Semesta dalam Buku The Grand Design
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara