Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan lima koper berisi uang tunai lebih dari Rp5 miliar yang disita dalam penggeledahan di Ciputat, Tangerang Selatan. Uang tersebut diduga terkait kasus korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang tengah diselidiki. Penyidik kini menelusuri siapa pemilik uang dan bagaimana aliran dana tersebut dalam perkara ini.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut uang dalam berbagai pecahan mata uang itu diduga berkaitan dengan praktik kepabeanan dan sektor cukai. Temuan ini juga mengantarkan pada penetapan tersangka baru, Budiman Bayu Prasojo, pegawai DJBC yang kini diperiksa intensif. Sebelumnya, enam orang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pejabat Bea Cukai dan pihak swasta.
KPK menduga adanya manipulasi jalur impor dengan mengatur parameter mesin pemindai agar barang tertentu lolos pemeriksaan fisik, dengan imbalan uang rutin. Bagaimana peran para tersangka dan ke mana aliran dana miliaran rupiah itu bermuara? Simak laporan lengkapnya dalam video berikut!
Creative/Video Editor: Anura/Vanya
Tag
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI
-
Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung
-
Geledah Banjarmasin dan Banjarbaru, KPK Temukan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Pajak
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target