/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:47 WIB
Ilustrasi Pancasila sebagai Rahmat Allah. Renungan HUT ke-77 RI diharapkan pejabat dan rakyat melakukan sujud syukur. (pixabay/megayohana77)

 SuaraBandung.id - Momentum Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia alangkah baik jika dilakukan sujud syukur kepada Allah SWT oleh para petinggi negeri sebagai tauladan.

Diawali para pejabat negara, diharapkan gerakkan sujud syukur perayaan HUT ke-77 RI ini diikuti rakyat Indonesia.    

"Sebentar lagi Negeri Indonesia tercinta ini akan merayakan hari kemerdekaannya. Alangkah benarnya, apabila ungkapan syukur kepada Allah SWT dengan cara sujud atau sholat dilaksanakan oleh para petinggi negeri ini, sehingga menjadi tauladan bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai bukti keimanannya kepada Allah SWT dan RosulNya," kata Pembina Yayasan Amal Quran, Drs Atep Mastur M.Ag pada SuaraBandung.id, Selasa (16/8/2022).

Dengan melakukan sujud bersama pejabat negara dan rakyat, diharapkan diturunkannya pemimpin yang adil dan bisa mengemban misi dari Allah SWT yang sarat penuh kema'rufan dan kemaslahatan. 

"Dengan harapan, akan Allah SWT hadirkan pemimpin negeri ini yang adil, yang bisa mengemban misi dari Allah SWT yang sarat dengan kema'rufan dan kemaslahatan," kata Atep Mastur. 

Untuk mendapat pemimpin yang diridhio Alah, bisa dilihat dari indikatornya, yakni mampu membebaskan rakyatnya dari rasa lapar dan takut.
 
"Indikatornya membebaskan rakyat Indonesia dari rasa lapar dan rasa takut," katanya.

Atep Mastur mengatakan, rasa syukur yang dipanjatkan pada Allah, akan diterima sebagai kebaikan yang memiliki nilai luar biasa.

Untuk menggelar sujud syukur ini bisa dilakukan dalam salat, baik secara pribadi maupun kelompok atau berjamaah.

"Insya Allah, Allah SWT akan menerima syukur bangsa ini manakala di antara penduduk negeri ini, baik sendiri maupun secara berkelompok menggelar syukur kepada Allah SWT dengan cara  sujud atau shalat dalam menerima nikmat," katanya.

Baca Juga: Profil Anna Jobling Bintang Drama Melur untuk Firdaus, Aktris Malaysia yang Kunjungi Indonesia

Sujud syukur di luar atau di dalam salat ini nilainya lebih baik dan berharga dalam memaknai hari kemerdekaan ini.

"Memaknai Perayaan HUT ke-77  RI ini lebih berharga di hadapan Allah SWT dari sekadar gelaran demi gelaran di negeri ini yang hanya mengedepankan euphoria," kata dia.

Untuk diketahui, kata dia, gelaran sujud syukur ini akan lebih membahagiakan pendiri bangsa ini yang gugur di medan tempur.

Selain itu, sujud syukur juga akan membahagiakan para keluarga pahlawan yang saat ini mengisi kemerdekaan.

"Karena sesungguhnya dengan ungkapan syukur, akan membahagiakan para pendiri negeri ini yang telah berjuang dengan kesungguhannya mengorbankan tenaga, pikiran, harta bahkan jiwanya untuk meraih kemerdekaan negeri ini," katanya. 

"Selanjutnya, mereka sudah memberikan pondasi yang baik bagi para penerusnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bentuk tersusunnya Pancasila dan UUD 1945,  maka sadarilah itu adalah nikmat yang besar untuk bangsa ini," jelasnya. 

"Doa dan harapan dari kita, semoga para pejuang,  pahlawan ditetapkan menjadi para syuhada dan semoga Allah SWT tetapkan mereka di Baet al Makmur, agar para ruh dari leluhur bangsa ini senantiasa mengawal perjalanan bangsa ini menuju cita-cita bangsa yang mereka dambakan," katanya.

Load More