/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:42 WIB
Kolase foto Brigadir J, Bharada E, dan Ferdy Sambo. Kapolri mengatakan jasad Brigadir J terkapar di hadapan Ferdy Sambo. (rizki bali putra sundana)

SuaraBandung.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka-bukaan soal proses penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Listyo Sigit Prabowo mengungkap semua temuan di hadapan Komisi III DPR RI saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI, Selasa (24/8/2022). 

Di depan anggota DPR, Listyo Sigit Prabowo mengatakan tim khusus akhirnya mudah menyelidiki kematian Brigadir J atau Yosua Hutabarat setelah dirinya mencopot sejumlah pejabat, termasuk saat itu menonaktifkan Ferdy Sambo.

Timsus dikatakan Jenderal Sigit menemukan titik terang pada 5 Agustus usai Bharada E ditetapkan tersangka. 

Bharada E saat itu mengubah pengakuan jika tidak ada baku tembak di Duren Tiga pada Jumat (8/7/2022).

Dari sana juga didapatkan pengakuan jika Brigadir J sudah terkapar bersimbah darah di hadapan Ferdy Sambo.

"Akhirnya dia (Bharada E) menyampaikan almarhum Yosua (Brigadir J) terkapar bersimbah darah. Saudara FS (Ferdy Sambo) memegang senjata dan lalu diserahkan ke RE," kata Listyo, Rabu (24/8/2022). 

Setelah itu, Jenderal Sigit meminta Bharada E untuk berbicara langsung pada dirinya, agar bisa menceritakan semua kebenaran yang terjadi.

Kepada Jenderal Sigit, Bharada E mengatakan jika dirinya dijanjikan Ferdy Sambo akan mendapatkan SP3 terhadap kasus yang menewaskan Brigadir J.

Baca Juga: KEREN! Sehari Tayang Film Raden Saleh Tuai Pujian, Penonton Diajak Tidak Bocorkan Alur Cerita dan Kecam Aksi Membajak!

Namun faktanya, Bharada E tetap dijadikan tersangka, dan hal itu membuat dirinya mengakui semua yang terjadi.

"RE (Bharada E) minta disiapkan pengacara baru dan tidak mau bertemu FS (Ferdy Sambo)," tegas Kapolri Jenderal Sigit.

Foto jasad Brigadir J di TKP

Pihak Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan adanya temuan foto sebagai bukti dalam kasus tewanya Brigadir J.

Choirul Anam juga mengungkap bukti baru berupa jejak digital berisi pesan agar TKP Duren Tiga dibersihkan pada Jumat (8/7/2022). 

Ada tiga tembakan yang dilakukan Bharada E, kemudian dua tembakan dari Ferdy Sambo yang diarahkan langsung pada Brigadir J. 

Ketika pembunuhan selesai dilakukan, kemudian ada perintah melalui alat elektronik untuk segera membersihkan TKP.

Load More