SuaraBandung.com - Big match akan tersaji pekan ini antara PSM Makassar vs Persib Bandung.
Jika melihat jadwal, pertarungan PSM Makassar dan Persib Bandung ini akan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan pada Senin 29 Agustus 2022, pukul 21.00 Wita.
Dalam pertandingan nanti, bukan hanya 22 pemain yang adu skill untuk bertahan dan mencetak gol, melainkan ada duel taktik dua pelatih Eropa, Bernardo Tavares dengan Luis Milla.
Kendati menghadapi tim yang tengah terluka, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menegaskan timnya tidak mau terlena dan tetap waspada menghadapi Persib Bandung.
Dalam pertandingan nanti, sejatinya adalah pertarungan dua tim yang terluka akibat kekalahan menyakitkan.
Namun, Benardo Tavares timnya bisa bangkit meski yang harus dilayani adalah pemain Persib yang punya berkualitas.
Di bawah asuhan pelatih baru Luis Milla, Persib dipastikan tak akan seperti laga sebelumnya di mana mereka lupa cara memenangkan pertandingan.
Hal itu membuat Tavares menyiapkan materi pemain PSM Makassar dengan skema ekstra waspada saat menghadapi Persib Bandung.
Tavares melihat, pemain yang diarsiteki Luis Milla banyak berlabel pemain timnas dan skuad muda yang loyal dan ngotot.
Persib Bandung akan membahayakan PSM Makassar jika mereka lengah dan tidak bermain cantik.
Persib memiliki pemain timnas berdarah Belanda, Marc Klok. Maung Bandung juga diperkuat pemain timnas lain, Ricky Kambuaya dan gelandang Rachmat Irianto.
Pergerakan dan ketajaman David da Silva dan Ciro Alves pun harus diantisipasi jika PSM Makassar ingin mengamankan poin kandang.
Persib Bandung memang di pekan keenam Liga 1 2022/2023, terlempar dari posisi 10 besar klasemen Liga 1 sementara.
Namun, Bernardo Tavares meminta pemainnya fokus dan ekstra waspada saat menjamu Persib.
"Mereka (Persib) memiliki pemain yang sangat bagus dari segi CV atau kelengkapan pemain," kata Tavares.
"Kita bisa bilang ini adalah salah satu tim (Persib) yang terbaik. Sebab dari segi pemain di atas kertas (punya kualitas) yang mereka punya," ujar Bernardo Tavares.
Berita Terkait
-
Persib vs PSM Makassar, Nama Nick Kuipers Sengaja Ditiadakan dari Starting Jika Hal Ini Terjadi
-
Duel PSM Makassar vs Arema FC Siap Guncang Stadion BJ Habbibie Sore Ini, Berikut Line Up Pemainnya
-
Persib Dikomando Luis Milla, Bung Binder Keluarkan Analisis Mengejutkan, Pemain Tua Bisa Tersingkir?
-
Bobotoh Tibra Sare, Tiga Poin di Kandang PSS Sleman dan Mimpi Indah Bersama Luis Milla
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?