/
Jum'at, 02 September 2022 | 23:35 WIB
Gus Baha ungkap perilaku terburu-buru yang diperbolehkan bahkan mulia disisi Allah. (baliputra sundana)

SuaraBandung.idTerburu-buru atau tergersa-gesa merupakan perilaku tercela dalam Islam dan dilarang oleh Allah SWT.

Bahkan banyak ulama yang menyebut, terburu-buru selalu datangnya dari syetan.

Namun ternyata, ada perilaku terburu-buru yang diperbolehkan bahkan menjadi kemuliaan bagi orang tersebut.

Lantas, terburu-buru seperti apakah yang diperbolehkan itu?

Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Jumat (2/9/2022), berikut ulasannya.

Dalam salah satu ceramah, Gus Baha pernah menerangkan bahwa terburu-buru yang diperbolehkan adalah ketika ada tamu yang datang dan disuguhi dengan makanan.

Hal ini, berdasarkan hadits riwayat Nasa’i, Tabrani, Hakim, dan Bauhaqi, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa memberi makan saudaranya roti hingga membuatnya kenyang juga memberinya minum hingga saudaranya terasa segar. Maka ia jauh dari neraka dengan jarak tujuh khondaq. Tiap satu khondaq itu ibarat semacam kawasan lubang, jadi kamu dan neraka disekat sekian lubang, maka namanya khondaq. Dimana setiap lubangnya berjarak 700 tahun.”

Sederhananya antara kamu dengan neraka itu ada pemisah, yang panjangnya mencapai perjalanan 700 tahun ucap Gus Baha.

Baca Juga: Profil Rudy Salim, Crazy Rich yang Beri Suntikan Modal pada Pesulap Merah

Tetapi jika tidak pernah menghormati tamu, maka jaraknya dengan neraka hanya setengah meter.

Load More