SuaraBandung.id - Masa transisi menjadi kendala di tubuh sebesar Persib Bandung. Dengan segala pengalaman pemain yang ada di dalamnya, Persib Bandung belum bisa keluar dari tekanan.
Mereka saat ini masih ada di papan bawah lantaran kerajinan kalah dibandingkan menang dalam helatan Liga 1 2022-2023 ini.
Jika masih tidak mampu keluar dari tekanan, maka sudah dipastikan Persib akan semakin tertekan di papan bawah.
Datangnya pelatih internasional, Luis Milla belum banyak memberi perubahan lantaran masih adaptasi.
Persib Bandung yang sedang berada pada masa transisi dari era kepelatihan Robert Alberts ke Luis Milla, hanya baru mencatat 7 poin.
Jelas poin tersebut tidak akan banyak membantu mendongkrak ke papan tengah andai Luis Milla didatangkan pada 19 Agustus 2022 lalu, belum juga memberi kemenangan.
Luis Milla yang menggantikan Robert Alberts yang dipecat manajemen pada 10 Agustus 2022, harus bisa menjadi solusi bagi Persib.
Bobotoh sangat berharap besar kedatangan Luis Milla ke Persib Bandung bisa membantu tim asal Jawa Barat itu kembali ke jalur yang benar.
Sejak diperkenalkan secara resmi pada 22 Agustus 2022, pelatih asal Spanyol itu baru resmi menangani latihan Persib tim pada Kamis 1 September 2022.
Baca Juga: Terlibat Dalam Film Mendarat Darurat, Reza Rahadian Selingkuh! Berikut Alur Ceritanya
Dengan rentan waktu itu, seharusnya Luis Milla sudah menjalani debut sebagai pelatih saat Persib Bandung melawan PSM Makassar pada pekan ke-7 lalu.
Akan tetapi saat itu, Luis Milla jatuh sakit sesaat sebelum pertandingan dimulai, sehingga tidak bisa mendampingi Pangeran Biru yang seharusnya bisa memenangi pertandingan.
Terpaksa, Luis Milla menyerahkan kekuasaanya pada sosok asisten pelatih Budiman. Hasilnya Persib kalah lagi.
Kini Luis Milla sudah 100 persen sudah menangani Persib. Seharusnya kedatangan Luis Milla ke Persib Bandung sudah bisa memberi pembuktian.
Dengan hadirnya Luis Milla, diharapkan Persib mampu naik kembali moral tim terbaik setelah babak belur di awal Liga 1 ini.
Berita Terkait
-
Tiga Pertandingan Berlaga Hari Ini, Ada Kemayoran Siap Lawan Bhayangkara FC! Berikut Jadwal dan Link Nontonnya
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Liga 1 2022/2023: 3 Pertandingan di Bulan September, Salah Satunya Melawan Rans FC
-
Tak Ingin Dipermalukan Persib, Pelatih PSM Makassar Minta Bantuan Khusus pada Faktor X
-
Pelatih PSM Yakin Lius Milla akan Ubah Total Stratergi dan Komposisi Starting Eleven Persib
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pratama Arhan Punya Pacar Baru, Pernyataan Andre Rosiade Soal Pernikahan Azizah Salsha Kini Berbeda
-
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
-
4 HP RAM 12 GB di Bawah Rp3 Jutaan April 2026, Bisa Diandalkan untuk Gaming dan Multitasking
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Emosional, Menyentuh, dan Relatable! Film Ini Bakal Bikin Kamu Ingin Langsung Peluk Orang Tua
-
Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!
-
Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah "Drama" Trump-Iran
-
29 Kode Redeem FF 10 April 2026, Event Lucky Wheel Pesta Diskon Sampai 90 Persen
-
Warga Sibuk Memilah Sampah, di TPA Berbaur Jadi Satu
-
Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz