Lifestyle / Female
Senin, 25 Mei 2026 | 18:39 WIB
Ilustrasi pembekuan sel telur. (ChatGPT)
Baca 10 detik
  • Prosedur egg freezing kembali ramai dibahas setelah dilakukan sejumlah figur publik.
  • Dalam medis, egg freezing bertujuan menyimpan sel telur untuk menjaga peluang kehamilan di masa depan.
  • Muncul pertanyaan mengenai hukum Islam terkait pembekuan sel telur dan penggunaan teknologi reproduksi modern tersebut.

Suara.com - Belakangan ini, prosedur pembekuan sel telur atau egg freezing kembali menjadi perbincangan publik setelah beberapa figur terkenal melakukannya.

Hal tersebut membuat banyak orang penasaran bagaimana hukum Islam memandang prosedur pembekuan sel telur bagi perempuan, baik sebelum maupun setelah menikah.

Dalam dunia medis, egg freezing dilakukan untuk menyimpan sel telur agar peluang kehamilan di masa depan tetap terjaga.

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai hukum Islam terkait penggunaan teknologi reproduksi modern yang melibatkan proses penyimpanan sel telur tersebut.

Lalu, bagaimana sebenarnya hukum membekukan sel telur menurut Islam dan apakah diperbolehkan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Pembekuan Sel Telur?

Prosedur egg freezing (alodokter)

Melansir Mayoclinic, pembekuan sel telur atau egg freezing adalah prosedur medis untuk menyimpan sel telur perempuan agar dapat digunakan di masa depan.

Teknologi ini dilakukan dengan cara mengambil sel telur dari ovarium, lalu membekukannya menggunakan metode khusus agar kualitasnya tetap terjaga.

Prosedur egg freezing biasanya dilakukan oleh perempuan yang ingin menunda kehamilan karena alasan tertentu.

Misalnya fokus karier, belum menikah, hingga alasan kesehatan seperti menjalani pengobatan kanker yang berisiko memengaruhi kesuburan.

Baca Juga: Emir Mahira Cari Jawaban soal Aturan Pukul Istri ke Quraish Shihab

Sebelum proses pengambilan sel telur dilakukan, pasien biasanya akan menjalani terapi hormon selama beberapa hari.

Tujuannya untuk merangsang ovarium agar menghasilkan lebih banyak sel telur matang yang siap diambil.

Setelah sel telur berhasil diambil, dokter akan memilih sel telur berkualitas baik untuk dibekukan menggunakan teknik vitrification atau pembekuan cepat.

Metode ini membantu mencegah kerusakan sel telur sehingga peluang keberhasilannya lebih tinggi saat digunakan kembali di masa depan.

Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam

Ilustrasi ibu hamil  (freepik)

Prosedur sel telur biasanya dilakukan untuk menjaga peluang kehamilan di masa depan, baik karena alasan kesehatan maupun pertimbangan pribadi.

Dalam pandangan Islam, hukum egg freezing tidak bisa diputuskan secara sederhana karena berkaitan dengan penjagaan nasab dan reproduksi manusia.

Load More