- Gubernur Aceh Muzakir Manaf melaporkan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai 25 hingga 30 persen saja.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Komplek Parlemen Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.
- Pemerintah daerah kini fokus mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan dan akses transportasi yang masih mengalami kerusakan cukup berat.
Suara.com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengungkapkan bahwa proses pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh masih jauh dari kata tuntas.
Hingga kekinian, pemenuhan kebutuhan infrastruktur vital di wilayah tersebut diperkirakan baru mencapai angka 25 hingga 30 persen.
Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Mualem ini usai menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Pemerintah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).
Muzakir menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah percepatan perbaikan berbagai fasilitas publik yang terdampak bencana.
Menurutnya, masih banyak sektor krusial yang belum terpenuhi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
"Semua masalah bencana (yang dibahas). Masalah infrastruktur, masalah segala macam. Apa yang penting di masing-masing wilayah provinsi yang belum dapat terpenuhi," ujar Muzakir.
Saat dirinci mengenai kebutuhan mendesak yang belum terealisasi, Muzakir menyebutkan bahwa kerusakan fasilitas pendidikan dan akses transportasi masih menjadi persoalan utama di lapangan.
"Banyak (yang belum terpenuhi). Infrastruktur belum, jembatan belum. Sekolah-sekolah dan sebagainya lagi," tambahnya.
Muzakir menyayangkan lambatnya progres pemulihan infrastruktur yang menjadi tulang punggung aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998
Ia mengonfirmasi bahwa capaian pembangunan kembali sarana dan prasarana tersebut masih di bawah angka 50 persen.
"Baru terpenuhi mungkin 30 persen. Sekitar 25 sampai 30 (persen)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu