SuaraBandung.id - Sebagian dari kita pernah berpikir bagaimana hukumnya jika kita membunuh semut saat menyingkirkannya dari tempat tertentu seperti toples makanan, ataupun pada makanan yang manis.
Terkadang manusia merasa terganggu oleh semut, meskipun manusia di dunia hidup berdampingan dengan serangga itu.
Islam pun membahas tentang hukum membunuh semut. Satu ceramah Buya Yahya dalam sebuah video, memenjawab hukum membunuh semut. Video itu ditayangkan dalam channel Al-Bahjah TV.
Hukum membunuh semut ini diberi catatan tersendiri oleh Buya Yahya. Menurutnya, jika semut mengganggu maka kita tidak berdosa hukumnya bila membunuh semut itu.
Kita pun tak perlu membunuh semut apabila kita tidak diganggu dan semut itu masih bisa ditoleransi. Semut yang boleh dibunuh hanya semut yang mengganggu saja.
"Misalnya (semut) merusak makanan maka semut itu boleh dibinasakan. Tapi Ingat, tidak boleh kita membakar semut. Bener-bener nggak boleh kita membakar binatang hidup-hidup begitu enggak boleh. Kalau ingin mematikan (maka) matikan dengan cara yang aman dan terhormat. Mau diapa (saja) terserah, yang penting jangan dibakar." jelas Buya Yahya.
Penjelasan Buya Yahya itu bisa secara langsung disimak pada channel youtubenya yaitu Al-Bahjah TV.
Sebelumnya, Buya Yahya menjawab hukum membunuh semut dalam episode spesial di channel Al-Bahjah TV. Buya Yahya menjelaskan tentang apa yang harus dillakukan jika kita menjumpai semut.
"Kalau ada orang (yang) penuh kasih dengan semut itu (merupakan) hal yang bagus. Akan tetapi, rasa kasih sayang itu juga harus dikembangkan." respon Buya Yahya.
Baca Juga: Bharada E dalam Bahaya, Cium Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector
Buya Yahya menegaskan bahwa dalam sehari-hari kita harus memiliki karakter untuk tidak menyakiti siapapun jika memang masih ada kesempatan, apalagi jika terhadap manusia maka tak boleh berani membunuh.
Hukum membunuh semut menurut Buya Yahya adalah makruh. Kehidupan yang penuh berkah pun akan didapat oleh orang yang tidak mau menyakiti semut karena orang itu betul-betul orang yang penuh kasih.
"Makruh (hukumnya) dan bahkan sampai derajat haram. Ngapain hidupnya (hanya) mencari semut!" Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya pada dasarnya menyampaikan bahwa kita tidak harus memikirkan segerombolan semut yang lewat di hadapan kita jika semut itu tidak mengganggu. Kalau masih bisa dihindari, maka sebaiknya kita hindari dulu semut itu.
Berita Terkait
-
Mulai dari Masalah Pernikahan Hingga Menikahkan Orang yang Belum Siap, Begini Terang Buya Yahya
-
Wajib Tahu! Ini Dia Ciri-Ciri Manusia yang Dicintai oleh Allah SWT Kata Gus Baha
-
Buat yang Suka Selingkuh dan Zina padahal Punya Pasangan Halal, Buya Yahya: Hukum Harus Tegak Jika Tidak
-
Inilah Alasan Rasulullah SAW Bangga terhadap Umat Islam Akhir Zaman Ungkap Gus Baha
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Rahasia Hutan Ajaib
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget