SuaraBandung.id – Ribuan buruh mengepung Gedung Sate tempat Gubernur Ridwan Kamil berkantor.
Sejak pagi gelombang buruh terus berdatangan sambal menyuarakan menolak harga BBM mahal yang jadi keputursan Presiden Jokowi.
Massa buruh mengepung area masuk Gedung Sate sajak pagi hingga siang tadi. Mereka meminta pemerintah pusat hingga daerah berpikir untuk rakyat.
Unjuk rasa yang berlangsung di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mayoritas menyuarakan empat tuntutan yang jadi harga mati.
Ketua umum konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto Ferianto menyebut, massa buruh datang dengan memperjuangkan empat tuntutan.
Dari empat tuntutan, satu di antaranya adalah menolak harga BBM naik alias mahal.
Mereka juga menolak Undang-udang Cipta Kerja yang dirasa merugikan buruh.
“Ketiga meminta Gubernur Jabar merevisi UMK (Upah Minimum Kerja) tahun 2022,” kata buruh dalam orasinta.
Mereka berasalan di tahun 2022 UMK tidak naik, maka sejatinya pemerintah bijak sebelum memgambil keputusan membatasi subsidi BBM.
“Adanya kenaikan bbm ini harusnya ada penyesuaian kenaikan upah. Dan yang ke empat adalah tentang kenaikan UMK tahun 2023,” katanya di lokasi aksi, Rabu (21/9).
Menghadapi 2023, Roy mengatakan jika kenaikan UMK sangat penting.
Dengan mahalnya harga BBM, dipastikan semua akan naik mengikuti BBM.
Sehingga di tahun 2023, harga kebutuhan akan mengalami peningkatan harga.
Dia mengatakan, inflasi sudah ada di angka enam persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,1 persen.
“Tentu ini tidak logis. Upah tidak naik, tetapi harga-harga naik terus.Ini akan menurunkan daya beli dari pada teman-teman buruh,” ucapnya
“Kita lihat saja Pertalite, dari Rp 7.600 menjadi Rp 10.000 (per liter),” katanya.
“Dan ini kenaikannya itu 32,42 persen. Kemudian solar dengan harga sekarang (Rp 6.800 per liter) itu kenaikannya 26,2 persen,” ucapnya lagi.
Kemudian, secara tegas Roy mengatakan jika tuntutan buruh tidak direspon, pihaknya akan melakukan aksi dengan jumlah masa lebih besar.
Berita Terkait
-
Luis Milla Geleng-Geleng, Duet Striker Persib Makin Tajam!
-
Debut Saat Lawan Barito Putera, Pemain Persib David Rumakiek Berharap Bisa Lebih Baik!
-
Ada yang Jualan Seragam di SMP Negeri Bandung, Pengamat Pendidikan: Banyak Aturan yang Dilanggar
-
Persib Bandung Berhasil Lanjutkan Tren Kemenangan, Beckham: Perjalanan Masih Jauh!
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat