SuaraBandung.id - Buya Yahya berpesan dalam satu ceramahnya bahwa kita harus mendengarkan siapapun yang mengingatkan kepada kita tentang kebaikan.
"siapapun anda, kalau pengen selamat, dengar. Jika ada orang mengingatkan kepada anda tentang kebaikan, terserah caranya kaya apapun, pastikan anda bisa mendengarnya. Itu baru istimewa," Buya Yahya mengungkapkan.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya, yang diunggah pada 28 September 2022.
Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa apabila ada orang yang diingatkan oleh orang lain tentang kebaikan maka itu berarti orang tersebut telah menjadi orang yang dipilih oleh Allah.
"berarti anda ini orang dipilih oleh Allah. Caranya nggak enak, bikin kesel, tapi anda lihat tujuannya adalah baik. Caranya ngeplak," Buya Yahya mengungkapkan.
Lalu Buya Yahya menyebutkan contoh yang digambarkan oleh imam Ghazali tentang kebodohan kita terhadap satu kebaikan.
Imam Ghazali membuat contoh, yaitu satu orang yang di bajunya ada kalajengking yang merambat ke arah leher. Kemudian, teman di belakangnya melihat kalajengking itu.
Teman itu pun reflek menolong dengan cara memukul ataupun menampar kalajengking itu.
Lalu kalajengking tadi jatuh terkapar, orang yang tadi ditolong pun melihat kalajengking itu kemudian berterima kasih kepada teman yang menolongnya.
"caranya enak nggak, cuman di saat itu melihat kalajengking terkapar, apa kata orang tersebut, terima kasih," Buya Yahya mengungkapkan.
Berita Terkait
-
Bagaimana Tahapan Hawa Nafsu sehingga Menjadi Nafsu yang Tertunduk? Ini Kata Buya Yahya
-
Mendapatkan Pahala Seperti Jihad di Jalan Allah, Buya Yahya Berpesan Agar Anak Melakukan Ini kepada Orang Tua
-
Ini Penyebab Manusia Sulit untuk Meninggalkan yang Haram, Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Bolehkan dalam Islam Istri Bekerja? Buya Yahya: Rasulullah Berikan Dua Opsi untuk Wanita Karir Jika Suami Belum Bekerja atau Nafkah Tidak Mencukup
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?