SuaraBandung.id - Buya Yahya menjelaskan dalam satu ceramahnya bahwa gaya hidup dapat menjadikan seseorang sulit untuk meninggalkan pekerjaan yang riba dan yang haram.
Ia mengatakan bahwa hendaknya kita mengatur gaya hidup agar tehindar dari hal yang haram itu.
"atur gaya hidupmu dengan keimananmu, jangan memaksakan dengan gaya hidup sehingga menjadikan kita susah mencari yang halal," Buya Yahya mengungkapkan.
Kemudian Buya Yahya mengungkapkan bahwa kebiasaan kita untuk hidup dengan kemewahan adalah kebiasaan yang menuruti hawa nafsu.
"karena sudah terbiasa dengan mobil mewahnya, karena sudah terbiasa dengan hidup WAH nya. Sementara dia nggak ada kerinduan untuk mendekat kepada Allah, tapi hawa nafsunya untuk menuruti gaya hidup ini," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya lalu menegaskan bahwa gaya hidup manusia harus diatur karena setan tidak akan begitu saja membiarkan manusia untuk masuk surga.
"rizki yang haram, yang ada riba dan yang lainnya tidak bisa ditinggalkan, kenapa? Mengikuti gaya hidup manusia," ungkap Buya Yahya.
"padahal itu kalau tamaknya dipangkas, kerakusannya dipangkas dengan gaya kesederhanaan begitu mudahnya. Akan tetapi ternyata setan tidak mau kalau kita masuk surga," tambah Buya Yahya.
Buya Yahya pun mempertanyakan bagaimana mungkin gaya hidup bisa diatur oleh orang lain.
"gaya hidup kok diatur oleh orang lain," pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan tentang hubungan antara gaya hidup dan pekerjaan yang haram itu dalam satu dakwahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 4 Oktober 2020.
Berita Terkait
-
Bolehkan dalam Islam Istri Bekerja? Buya Yahya: Rasulullah Berikan Dua Opsi untuk Wanita Karir Jika Suami Belum Bekerja atau Nafkah Tidak Mencukup
-
Jangan Bertemu dengan Pasangan Sebelum Melakukan Ini, Berikut Pesan Buya Yahya
-
Satu Rahasia untuk Bangkit dan Maju, Ini Kata Buya Yahya
-
Satu Pesan Ini Harus Betul-betul Diterapkan Ketika Berkumpul dengan Manusia, Buya Yahya: Jangan Sombong
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku