SuaraBandung.id - K.H. Ahmad Bahauddin, Gus Baha pernah mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa kebenaran tidak boleh ditinggalkan hanya karena banyak kebathilan.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Mas Ang yang diunggah pada 18 September 2022, berikut ulasannya.
Gus Baha menceritakan pengalamannya saat datang ke satu acara akad nikah. Menurutnya, hal itu penting untuk diutarakan karena berkaitan dengan kebenaran.
Diceritakan oleh Gus Baha bahwa orang yang mengundangnya itu telah mempersiapkan hiburan ketoprak bagi tamu undangan.
Namun, Gus Baha hanya perlu datang pada saat acara akad nikah saja.
"Gus, nanti ada ketoprak di rumah saya, tapi jenengan gak usah lihat itu. Tapi jam 9 ngakadkan anak saya," ucap Gus Baha menceritakan.
Kemudian Gus Baha datang di acara tersebut karena sedang tidak berhalangan ataupun 'udzur.
Sesampainya di sana, ia melihat banyak biduan yang sudah hadir untuk mengisi hiburan ketoprak nanti.
Meskipun di acara itu terdapat hiburan yang menampilkan biduan, Gus Baha tetap memenuhi undangan untuk hadir pada acara akad nikah.
Baca Juga: Kitab Barzanji Dibaca Saat Maulid Nabi, Gus Baha: Dianggap Baca Mantra
Gus Baha lalu menjelaskan alasan dirinya hadir dalam acara tersebut.
"kenapa saya datang? Fikiran saya tadi, kalau kiai tidak menyaksikan akad nikah, nanti mereka bisa bikin cara akad dengan cara mereka sendiri," ungkap Gus Baha.
Gus Baha pun mengatakan bahwa para kiai dan para guru terdahulu juga menghadiri walimatul 'ursy apabila sedang tidak dalam keadaan 'udzur.
"Sehingga ta'bir-ta'bir yang di fiqih misalnya walimatul 'ursy, itu kalau ada ikhtilaatul rijal wan nisaa, haram hadir, itu nggak pernah dilakukan oleh guru-guru kita," kata Gus Baha.
Bahkan, menurut Gus Baha, (kiai) mbah Moen pun juga datang dalam undangan walimatul 'ursy.
"Setahu saya mbah Moen, bapak saya, guru-guru kita, meskipun ada sitilah ikhtilaatul rijal wan nisaa, mereka kalau ada walimatul 'ursy asal gak ada 'udzur itu (mereka) datang," tambah Gus Baha.
Gus Baha menegaskan bahwa kebenaran tidak boleh ditinggalkan hanya karena banyak kebathilan.
"karena laa yutrokul haqqu li ajlil bathil, kebenaran ndak boleh ditinggalkan hanya karena banyak kebathilan," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Kitab Barzanji Dibaca Saat Maulid Nabi, Gus Baha: Dianggap Baca Mantra
-
Mengungkap Rahasia Hubungan Manusia dengan Allah, Ini yang Nomor Satu, Gus Baha: di Atas Taqwa
-
Bukan tentang Apa yang Dimiliki, Ternyata Ini yang Menjadikan Hidup Terasa Nikmat, Gus Baha: Apa Artinya Punya Segalanya
-
Hal-hal Sederhana Ini Justru Bersifat Prinsip, Gus Baha: Saya Beri Contoh
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123