/
Senin, 10 Oktober 2022 | 09:34 WIB
Kolase foto Ni Luh Djelantin dan kader PDIP, Ganjar Pranowo. (suara.com)

Statement Niluh Djelantik ini diduga menyindir Anies Baswedan yang kini jadi pilihan politik NasDem untuk bacapres 2024.

Publik dalam sepekan ini menyorot Eks Ketua DPP Partai NasDem tersebut lantaran memilih angkat kaki daripada ikut mengusung Anies Baswedan.

Pengusaha asal Bali ini melalui media sosial baru-baru ini mengatakan, tidak akan mendukung bacapres yang disokong orang-orang yang pernah mengancam keselamatan umat Hindu.

ni luh (sumber:)

"WE FORGIVE BUT WE NEVER FORGET," kata dia melengkapi foto kebersamaannya dengan Ganjar Pranowo.

"Silakan rendahkan Niluh Djelantik namun jangan pernah hina tanah kelahiran kami."

"Niluh Djelantik tidak akan pernah mendukung orang yang dibelakangnya ada manusia yang pernah mengan*cam keselamatan umat Hindu, mengancam akan memulangkan semua orang Bali, menyerang Bali, berteriak akan menghancurkan meratakan tempat ibadah umat Hindu dengan tanah !!!!!!"

"WE FORGIVE. But we will never forget."

"Kami tahu kami memang kecil." 

"Tapi kami punya martabat dan kehormatan dari tanah kelahiran yang harus kami jaga dari mereka yang karena keterbatasan pengetahuannya tidak mengenal sejarah Bali dan Hindu

Baca Juga: Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam

NILUH DJELANTIK."

Load More