SuaraBandung.id - Ada apa dengan Anies Baswedan sehingga Partai NasDem resmi mengusungnya sebagai bakal calon presiden 2024 mendatang?
Ada apa pula dengan sosok wanita asal Bali, Ni Luh Djelantik yang 'memasarkan' politik identitas sampai menyebut agama Hindu terancam?
Situasi internal Partai NasDem disebut-sebut sedang goyang usai sang Ketua Umum, Surya Paloh meresmikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk bersaing di 2024 nanti.
Beberapa kader NasDem memilih mundur lantaran menilai diri sudah tidak satu visi dan misi dalam pengusungan Anies Baswedan.
Satu di antara yang mengambil keputusan mundur dari NasDem adalah Niluh Djelantik.
Lagi-lagi wanita asal Bali yang mengaku sebagai aktivis perempuan dan NKRI ini lagi-lagi mengeluarkan pernyataan menohok.
Statement Niluh Djelantik ini diduga menyindir Anies Baswedan yang kini jadi pilihan politik NasDem untuk bacapres 2024.
Publik dalam sepekan ini menyorot Eks Ketua DPP Partai NasDem tersebut lantaran memilih angkat kaki daripada ikut mengusung Anies Baswedan.
Pengusaha asal Bali ini melalui media sosial baru-baru ini mengatakan, tidak akan mendukung bacapres yang disokong orang-orang yang pernah mengancam keselamatan umat Hindu.
"WE FORGIVE BUT WE NEVER FORGET," kata dia melengkapi foto kebersamaannya dengan Ganjar Pranowo.
"Silakan rendahkan Niluh Djelantik namun jangan pernah hina tanah kelahiran kami."
"Niluh Djelantik tidak akan pernah mendukung orang yang dibelakangnya ada manusia yang pernah mengan*cam keselamatan umat Hindu, mengancam akan memulangkan semua orang Bali, menyerang Bali, berteriak akan menghancurkan meratakan tempat ibadah umat Hindu dengan tanah !!!!!!"
"WE FORGIVE. But we will never forget."
"Kami tahu kami memang kecil."
"Tapi kami punya martabat dan kehormatan dari tanah kelahiran yang harus kami jaga dari mereka yang karena keterbatasan pengetahuannya tidak mengenal sejarah Bali dan Hindu
Berita Terkait
-
Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan, Ade Armando Malah Menanti Keajaiban Datangnya Malaikat
-
Jika Anies Baswedan Dijegal, Ini 'Orang-Orang Jokowi' yang Bertarung di Pilpres 2024
-
Anies Baswedan Dideklarasikan Jadi Capres 2024 oleh Demokrat, PKS, NaSdem, Zulfan: Cawapres Sudah Selesai ya
-
Masa Jabatan Selesai 16 Oktober, Anies Baswedan Heran Jakarta yang Jadi Berita
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026