SuaraBandung.id - Pasangan selebritis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah buka-bukaan bicara urusan ranjang.
Rupanya Atta Halilintar mengutarakan jika harus melakukan hubungan intim di setiap harinya.
Atta menjelaskan, jika mereka berdua harus rutin melakukan hubungan suami istri.
"Kita tiap hari (hubungan intim) itu harus sering sayang," tutup Atta.
Ucapan Atta ini berawal dari Aurel Hermansyah yang terbangun di malam hari.
Aurel lalu menjerit melihat suaminya sangat menikmati menyantap tauge.
Ketika melihat Atta lahapnya menyantap hidangan tauge, Aurel lantas dirundung kekhawatiran, jika dipastikan akan ada prosesi intim pagi.
Aurel membayangkan hal aktivitas ranjang yang tidak mungkin ditolaknya ketika melihat Atta makan tauge.
Jujur-jujuran, Aurel Hermansyah merasa takut sang suami akan melakukan aktivitas intim di pagi hari.
"Wah bahaya tiba-tiba subuh Abang bangun, enggak ah!" teriak Aurel dikutip dari kanal Youtube AH, Sabtu (20/10/2022).
Kemudian Atta Halilintar mengatakan jika setelah sholat subuh kerap mandi wajib dulu.
"Ya terus kan abis itu mandi," kata Atta.
"Mandi apa (ke Atta)?" ucap Aurel pada suaminya.
"Mandi wajib," jawab Atta tersenyum.
Tata cara mandi wajib
Dikutip dari berita suara.com berjudul "Apakah Mandi Junub Harus Keramas? Simak Penjelasan dari Buya Yahya Berikut Ini", bicara mandi wajib yang dilakukan pasangan suami istri ternyata ada tata caranya.
Kemudian muncul pertanyaan, apakah mandi junub harus keramas?
Berikut penjelasan dari Buya Yahya
Buya Yahya mengatakan, mandi junub atau mandi wajib merupakan mandi yang wajib untuk dikerjakan bagi setiap umat muslim yang memiliki hadas besar.
Tentang hadas besar ini kata Buya, disebabkan banyak hal. Mulai dari haid atau nifas, berhubungan badan maupun keluar sperma.
Dikutip dari ceramah Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah, Buya Yahya menerangkan bahwa sampo tidak ada hubungannya dengan mandi junub.
Jika seluruh tubuh telah diguyur dengan air, maka sudah sah mandi junubnya.
Hal ini juga diperkuat dengan hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa mandi junub hanya perlu menyirami rambutnya atau bagian kepalanya dengan air sebanyak tiga kali.
“Jika seorang perempuan mandi setelah melakukan hubungan seksual, maka tidak perlu baginya untuk melepaskan rambutnya. Cukup dia menuangkan air ke atas kepalanya tiga kali. Tapi, kalau dia mandi setelah selesai haid, maka dia harus melepas rambutnya,” (HR Muslim)
Berikut ini adalah tata cara mandi junub yang dapat digunakan sebagai pedoman.
1. Membaca niat mandi junub
"Nawaitul ghusla lirof'il hadatsil akbari minal jinaabati fardol lillaahi ta'aala"
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
2. Membaca basmalah
3. Mencuci tangan sebanyak tiga kali
4. Mencuci area kemaluan sebanyak tiga kali
5. Berwudhu seperti hendak melaksanakan sholat
6. Mengalirkan air ke bagian tubuh yang dimulai dari sebelah kanan
7. Menggosok seluruh badan hingga bersih dan tidak ada najis yang menempel
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Aurel Hermansyah Menjerit Lihat Atta Halilintar 'Gelar Ritual' Hampir Tiap Malam, sampai Tiap Pagi Rutin Mandi Wajib
-
Hidup Menjadi Lebih Indah, Apa Kiatnya? Buya Yahya: Ingat di Situ Ada Nabi
-
Lapang Rezeki dan Istighfar, Apa Hubungannya? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Menemui Orang Sakaratul Maut, Bagaimana Cara Menalkinkan yang Benar? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik