SuaraBandung.id - Setiap orang yang akan meninggal pasti akan mengalami sakaratul maut terlebih dahulu.
Bagi orang yang beriman, tentunya berharap agar sakaratul maut itu dihadapi dengan husnul khatimah.
Lalu, muncul pertanyaan tentang apa yang harus kita lakukan apabila kita melihat seseorang sedang mengalami sakaratul maut.
Jawaban atas pertanyaan itu diungkapkan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 11 Oktober 2022, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengatakan bahwa apabila kita melihat seseorang mengalami sakaratul maut, maka hendaknya kita mentalkinkan orang yang mengalami sakaratul maut itu.
"Kalau kita melihat orang yang sakaratul maut, maka dianjurkan kita untuk bisa mentalkinnya (menalkinkan)," kata Buya yahya.
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa hendaknya kita memperdengarkan kalimat thayyibah kepada orang yang sedang mengalami sakaratul maut.
"Untuk kita perdengarkan kalimat thayyibah, kalau setelah beliau bisa mengucapkannya maka setelah itu, la ilaaha illallah misalnya, maka jangan diulang, jangan diulang-ulang lagi, sudah cukup," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Menjadi Mulia karena Marah, Bagaimana Bisa? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya kemudian menegaskan bahwa yang terpenting adalah orang yang mengalami sakaratul maut itu dapat mengucapkan kalimat thayyibah sebagai kalimat yang terakhir diucapkan.
"Yang penting, jadikan akhir ucapannya adalah kalimat la ilaaha illallah, kalau dia ngomong lagi (maka) ditalkin (kita menalkinkan) lagi, la ilaaha illallah," pungkas Buya yahya.
Berita Terkait
-
Menjadi Mulia karena Marah, Bagaimana Bisa? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Bukan untuk Membalas Kebaikan, Apa Makna Silaturahmi yang Sebenarnya? Ini Kata Buya Yahya
-
Ibadah yang Menuruti Hawa Nafsu, Bagaimana Mungkin? Buya Yahya: Orang Pelit Kok Suruh Puasa
-
Dosa yang Paling Dosa, Ternyata Ini yang Harus Direnungi, Buya Yahya: Kita Serius kepada Allah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti