SuaraBandung.id - Diduga telah terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh merek baju lokal ternama Indonesia yaitu Erigo Store.
Merek Pakaian terkenal yang menggunakan brand ambassador seperti Raffi Ahmad, Raline Shah, dan Angga Yunanda ini menghebohkan jagat maya dengan melakukan PHK massal.
Padalah, diketahui jika merek Erigo Store baru - baru ini mengadakan pagelaran pakaian di New York, Amerika Serikat dengan membawa para brand ambassadornya.
Hal ini bermula dengan adanya dugaan yang dilakukan oleh para karwayan Erigo. Para karyawan Erigo ini mencurahkan permasalahan yang terjadi pada mereka di laman media sosial Twitter.
Pada tulisannya, diketahui bahwa lebih dari tiga puluh orang karyawan Erigo dipaksa mengundurkan diri atau harus ganti rugi berupa uang.
Salah satu akun bernama Larasati Pusparasa, ia menjelaskan kronologi kenapa bisa merek ternama seperti Erigo, melakukan PHK massal. Mengingat merek ini baru saja melakukan catwalk yang dihadiri oleh beberapa artis seperti Raffi Ahmad di New York, Amerika Serikat.
Dalam thread - nya, Larasati mengaku jika telah terjadi minus dalam pemeriksaan Stock Opname. Stock Opname sendiri adalah kegiatan perhitungan jumlah stok persediaan barang dagang secara fisik dan menyesuaikannya dengan catatan akuntansi dalam bisnis.
“Hasilnya juag membuat kita Tim Operational Store kaget karena terdapat banyak minus….,” tulis Larasati.
Meski begitu, pihak dari Erigo tampaknya kurang menerima, sehingga melakukan perhitungan Stock Opname kembali. Dan singkatnya Larasati dengan karyawan lainnya diminta keterangan mengenai minus pada Stock Opname tersebut.
Baca Juga: Tahu Anak Bungsu Putri Candrawathi Bukan Anak Kandung, Kak Seto Kena Prank, Netizen: Kapok
“Pada saat itu diskusi terjadi sangat a lot dan tidak menemukan solusi. Akhirnya PIC kami dipanggil satu - satu perstore,” tulis Larasati
Berkali - kali menjelaskan hal yang sama, akhirnya pihak Erigo mengeluarkan sebuah surat yang berisikan nominal uang yang harus dibayar oleh Larasati dan kawan - kawan.
Nominal tersebut tidaklah sedikit, mulai dari 30 juta Rupiah hingga 100 juta Rupiah per masing - masing karyawan tersebut.
Tidak hanya itu, pihak Erigo juga menawarkan sebuah pengunduran diri, jika mereka merasa tidak mampu membayar uang tersebut.
Karena merasa tidak mampu dan terus ditekan oleh pihak Erigo, akhirnya Larasati dan lainnya memilih untuk mengakhiri kontrak kerja mereka, walaupun mereka merasa tidak melakukan kesalahan apapun.
“Di kasih 2 opsi ganti rugi langsung tanpa bisa dicicil atau mengundurkan diri. Akhirnya semuapun membuat pernyataan mengundurkan diri dikarenakan tekanan dan rasa lelah yang kami rasakan hari itu,” tulis Larasati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan