Entertainment / Gosip
Selasa, 28 April 2026 | 17:40 WIB
Nur Ainia Eka Rahmadhynna atau Ain, karyawan Kompas TV jadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL di Bekasti Timur [Instagram]
Baca 10 detik
  • Nur Ainia (Ain), karyawan Kompas TV, dipastikan meninggal dunia dalam kecelakaan maut KRL di Bekasi Timur.
  • Sang adik sempat mencari keberadaan Ain karena ponselnya masih aktif pasca-tabrakan.
  • Tragedi tabrakan KRL dan KA Argo Bromo ini memicu kritik tajam publik terhadap manajemen risiko jalur kereta api.

Suara.com - Harapan keluarga Nur Ainia Eka Rahmadhynna atau Ain untuk menemukannya dalam keadaan selamat usai kecelakaan KRL di Bekasi Timur, pupus. Ain, demikian sapaan akrabnya, telah dikonfirmasi meninggal dunia.

"Keluarga besar KompasTV menyampaikan duka cita sedalam-dalam atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhyna (Ain)," demikian pengumuman kabar duka di akun Instagram Kompas TV, Selasa, 28 April 2026..

"Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," sambungnya.

Kompas TV juga mengucapkan terima kasih kepada Ain atas dedikasi dan pengabdian selama bekerja di sana.

"Jejak kebaikan dan kenangan Ain akan selalu hidup di hati kami," tulisnya.

Sebelumnya, Ain sempat dilaporkan hilang kontak usai terjadi kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Kisah Ain juga sempat viral setelah adiknya, Luthfi Dwi Fajar Riansyah, memberikan kesaksian memilukan mengenai kondisi ponsel kakaknya yang masih aktif pasca-kejadian Senin, 27 April 2026 malam.

Luthfi bercerita bahwa pesan singkat yang dia kirimkan hanya berakhir dengan status checklist dua tanpa balasan.

"Kakak saya tuh biasanya kalau setiap pulang itu ngabarin saya 20 menit sebelum nyampe ke Stasiun Tambun Selatan. Jadi biar saya jemput di sononya," kata Luthfi dengan nada bergetar dalam unggahan video di akun Instagram @kompastv.

Baca Juga: Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

YLKI mempertanyakan keandalan infrastruktur, sistem peringatan dini alias early warning, dan mekanisme pengamanan PT KAI usai kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek dengan di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. [Antara]

"Kalau ditelepon itu berdering, Pak. Sama di-chat WA biasa juga checklist dua. Kayaknya masih di sekitaran Bekasi Timur HP-nya, jadi kayak terpental gitu," tambahnya.

Ain merupakan salah satu penumpang di dalam rangkaian KRL yang ditabrak dari belakang oleh kereta api cepat.

Kepergian Ain menambah daftar panjang korban jiwa dalam kecelakaan yang kini menjadi sorotan tajam publik terkait keamanan perlintasan sebidang dan manajemen risiko di jalur komuter padat.

Load More