SuaraBandung.id - Dunia hiburan tanah air kembali digegerkan dengan kebiasaan gaya hidup seks bebas berujung dengan pernikahan lantaran hamil duluan.
Hal ini yang dilakukan Kapten Vincent Raditya yang namanya mendadak viral setelah kabar sang istri yang baru dinikahi seminggu lalu tapi sudah melahirkan.
Usia pernikahannya yang baru seminggu ini rupanya menjadi langkah Kapten Vincent Raditya yang menyebut diri bertanggung jawab atas apa yang dialami bersama sang istri.
Istri barunya yang bernama Fanny Margaretha rupanya sudah melahirkan anak pertama bagi dirinya.
Usut punya usut, ternyata Kapten Vincent Raditya telah "mencicil" melakukan hubungan seks di luar nikah bersama Fanny.
Diakui Vincent hal tersebut bukan masalah bagi dirinya, karena memilih bertanggung jawab pada wanita muda yang dihamilinya.
Kata Kapten Vincent Raditya hal itu lebih baik daripada menutupi rumor tersebut, atau bahkan tidak bertanggung jawab.
Diakui Kapten Vincent Raditya, dirinya benar menikahi perempuan muda yang berusia 21 tahun lantaran sudah hamil duluan.
Bahkan Kapten Vincent Raditya menyinggung jika hal tersebut adalah sebagai ancaman jika terus ditutup-tutupi.
"Ini sudah jadi bahan untuk ancaman buat saya. Sama-sama pihak, daripada kita dihantui dengan spill-spill kayak gitu, ya sudah nggak apa-apa," kata Kapten Vincent Raditya.
Kapten Vincent Raditya mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan publik mau menilai dirinya bersama istri seperti apa.
"Saya buka sendiri. Saya nggak masalah (istri disorot hamil duluan). Baik publik mau menilai seperti apa, ini faktanya," kata Kapten Vincent.
Kapten Vincent Raditya lantas memilih untuk meminta maaf dan tetap mengambil langkah bertanggung jawab pada Fanny.
Bagi Kapten Vincent Raditya semua yang terjadi di masa lalu yang dilalui adalah sebuah fakta.
"Ini adalah fakta yang terjadi. Saya mau mengakui dan tanggung jawab. Apabila saya yang salah, saya minta maaf," katanya.
"Saya bertanggung jawab dan saya take care dia. Bahkan dari dulu," ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Kapten Vincent Raditya menjelaskan soal pernikahannya yang terbilang cepat dan menggegerkan.
Dia mengakui memang ada hambatan karena persoalan pendidikan.
Kapten Vincent Raditya mengatakan, dirinya sudah lama akan menikahi Fanny, akan tetapi hal itu terkendala dengan proses pendidikan yang tengah dijalani.
"Memang tadinya kita sudah menikah dari lama, tapi sayang sekali karena kemarin kan saya sama dia juga satu bulan," katanya.
"Karena kita nggak tahu tuh sekolahnya (Fanny) kapan. Berangkatnya bisa mendadak kapan saja," ucap Kapten Vincent Raditya.
"Akhirnya saya sekolah satu bulan, saya harus tinggalin. Dan kita harus proses menikah setelah pulang dari sekolah itu," bebernya.
Lebih dari itu, Kapten Vincent Raditya mengatakan jika setiap diri seseorang memiliki masa lalu, sama seperti dirinya.
Namun tegas dia, sebagai pribadi, dirinya tetap menyelesaikan setiap masalah yang datang.
"Tapi kita tetap selesaikan, dan kita yang menjalani hidup," kata Kapten Vincent Raditya.
"Terserah orang-orang mau menilai dan menganggap kita gimana," katanya lagi.
"Setiap orang saya percaya ya pasti punya masa lalu," ucap Kapten Vincent Raditya.
"Pasti punya kesalahan. Pasti punya dosa. Kita makhluk sosial," ucap Kapten Vincent Raditya.
"Nggak ada yang nggak ada dosa sih. Semua punya dosa," kata dia.
"Saya punya dosa. Saya punya kesalahan. Saya mengakui kesalahan saya," ucap Kapten Vincent Raditya menjelaskan.
Sementara itu, Kapten Vincent Raditya juga menjawab pertanyaan mengapa pernikahannya tertutup.
"Tadinya kek begitu (pernikahan tertutup). Tapi karena sudah terlanjur diancam begitu, nggak apa-apa kita buka sekalian," katanya.
"It's okay. faktanya sudah terjadi. Terserah mereka menganggap seperti apa, menjelekkan seperti apa," kata dia.
"Namanya juga ada cinta dan benci, itu semua kita yang ngerasain kok," ucapnya lagi.
"Kita susah senang, kita yang ngerasain. Orang lain juga cuma bisa melihat dari sudut angle tertentu doang," tuturnya. (*)
Berita Terkait
-
3 Hari Menikah, Ratu Rizky Nabila Hempas Suami yang Lagi Sayang-sayangnya, Penyebabnya Bikin Netizen Ngelus Dada
-
Presiden Jokowi Peringati Hari Guru di Jateng, Ganjar Yakin Target Pengangkatan Sejuta Guru akan Tercapai
-
Lagi Asik Mancing, Satpam Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Hilang Diterkam Buaya
-
Christian Pulisic Diprediksi Bisa Tampil Hadapi Belanda, Tapi Amerika Serikat Punya Masalah Lain
-
5 Cara Menghilangkan Stretch Mark Secara Alami, Wajib Kamu Coba!
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar