SuaraBandung.Id-Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tengah menikmati manisnya masa bulan madu, tiba-tiba tagar #keramas menjadi trending 1 di Twitter.
Tagar keramas menjadi viral karena interaksi Kaesang Pangarep di Twitter. Selama menikmati honeymoon bersama Erina Gudono, ia pun getol membuat cuitan kocak yang berhubungan dengan pernikahannya.
Rupanya netizen juga masih terbawa vibes pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang menjadi trending karena sang mempelai pria terus bercuit dengan banyolannya yang menggelitik.
Bahkan Kaesang juga rajin mengunggah meme hingga berbagai cerita lucu selama prosesi pernikahannya.
Saking seringnya bercuit selama prosesi pernikahan, akhirnya para penggemar Kaesang pun dibuat penasaran dengan kelanjutan momen pasca hajatan usai.
Tak sedikit dari netizen bertanya soal keramas, bulan madu hingga membuat meme-meme lucu yang mengundang gelak tawa.
Tak heran, kini tagar keramas semakin trending di Twitter, demikian juga tagar #Kaesang.
Hingga Selasa, 12 Desember 2022 tagar #keramas menjadi trending nomor 1 dengan jumlah 12,6.000 tweet.
Jika sang istri, Erina terlihat aktif mengunggah foto, video hingga caption serius di Instagram, Kaesang malah lebih nyaman melontarkan kelakar dan gaya random-nya melalui Twitter.
Baca Juga: Walau Tak Diunggulkan, Kroasia Bisa Kejutkan Argentina dengan 4 Cara Ini
Tilik beberapa cuitan yang berisi pantauan kegiatan Kaesang setelah menjadi suami dari Erina.
"Mau isi tenaga dulu sebelom keramas lagi," cuit Kaesang
Kemudian akun @l33m0rk membalas @kaesangp, "terpantau aktif, kalau udah ngilang berarti persiapan mau keramas," cuitnya.
Tak malu-malu, saat terpancing dengan lelucon para netizen, Kaesang justru lebih aktif mengeluarkan cuitan bernada seloroh yang semakin bikin penasaran.
"Baru megang tangan dikit langsung dibilang, “Heh udah mandi aku sayang,” tulis Kaesang menceritakan kebersamaannya dengan sang istri.
"Kebetulan Solo lagi panas banget jadi keramas terus biar seger. Ini mungkin habis ini mau keramas lagi," canda Kaesang.
Berita Terkait
-
Bukan Anies atau Ganjar, Ini Politikus yang Diajak Foto Iriana di Pelaminan Pernikahan Kaesang Pangarep
-
Daftar Menu di Nikahan Kaesang Ini Dapat Review Buruk dari Tamu Netizen TikTok, Banjir Kecaman
-
10 Pesona Nadya Gudono, Kakak Kedua Erina Sekaligus Ipar Kaesang yang Punya Jabatan Mentereng
-
Alis Menjangan Erina Gudono Ramai Dibilang Aneh, Padahal Penuh Filosofi Loh!
-
Ngakak! Kaesang Protes Al Nahyan Cuma Pakai Kutang di Foto Keluarga saat Nikah, Bobby Nasution: Ini Udah Diedit
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi