SuaraBandung.id - Hati seorang manusia, terkadang bisa saja hati tersebut jarang merindukan kebaikan.
Bahkan, mungkin saja hati manusia menjadi semakin sulit untuk rindu kepada kebaikan.
Bagi orang yang sadar akan hal tersebut, tentunya mencari cara agar hal itu tidak terjadi.
Lalu, apa yang harus kita lakukan agar hati kita mudah untuk rindu kepada kebaikan bahkan selalu merindukannya?
Jawaban atas pertanyaan tersebut terungkap dalam satu ceramah yang disampaikan oleh Buya Yahya.
Buya Yahya pun menjelaskan bagaimana makanan halal dapat mempengaruhi hati seseorang sehingga mudah untuk rindu kepada kebaikan.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 5 Januari 2023, berikut ulasannya.
"Kemudian untuk menjadikan hati rindu kebaikan ya banyak, sebab itu di antaranya yang paling diutamakan adalah makan halal," ungkap Buya Yahya.
"Kalau orang makanannya halal, (berarti) anggota tubuhnya melakukan kebaikan. (Kalau) makanannya haram (maka) susah melakukan kebaikan," lanjut Buya Yahya menjelaskan.
Baca Juga: Masih Banyak Calo Tiket Bergentayangan Jelang Pertandingan Semifinal AFF 2022 di SUGBK
Buya Yahya mengingatkankita agar memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan sumber rezeki yang kita peroleh untuk makan.
"Maka perhatikan di mana anda kerja, seperti apa kerjaan anda, uang makanan ini halal dulu. jadi biasakan dengan makanan yang halal untuk membimbing, untuk mempermudah tubuh kita melakukan kebaikan," kata Buya Yahya.
Buya Yahya pun menyebutkan hal selanjutnya yang harus dilakukan agar kita rindu kebaikan adalah dengan menjauhi kemaksiatan setelah terlebih dahulu memakan makanan halal.
"Kemudian untuk rindu kebaikan setelah makanan yang halal, ya. Jauhi kemaksiatan sebisa mungkin sebelum berbuat baik," ungkap Buya Yahya.
Adapun penjelasan selengkapnya dari Buya Yahya dapat disimak melalui unggahan berikut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi