/
Rabu, 11 Januari 2023 | 22:49 WIB
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Presiden Jokowi tidak memberikan dukungan pada kader PDIP untuk jadi presiden 2024. Jokowi memilih Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra capres. (Youtube PBB)

SuaraBandung.id - Pidato Ketua Umum PDIP, Megawati menggebu-gebu ingin melanjutkan kekuasaan partanya di pemerintahan.

Setelah merasa sukses menjadikan Joko Widodo alias Jokowi sebagai presiden, Megawati menyatakan sedang menyiapkan kader PDIP lainnya untuk menggantikan posisi Jokowi.

Pernyataan itu diungkapkan Megawati langsung di depan Jokowi yang hadir di acara Ultah PDIP.

Akan tetapi apa yang dikatakan Megawati tersebut, sepertinya tidak 'sejalan' dengan pikirian Jokowi.

Jokowi malah memberikan janji manis pada Umum Partai Bulan Bintang (PBB). 

Jokowi tanpa ragu lagi menyatakan siap memberikan dukungan untuk Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden di Pemilu 2024.

Janji manis Jokowi ini diutarakan ketika dirinya hadir di Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai PBB di Jakarta, Rabu (11/1/2023).

Dalam pertemuan itu juga Jokowi terang-terangan mengungkap alasan mendukung Yusril menjadi presiden atau wapres di 2024 nanti.

Dalam penyampaiannya itu, Jokowi memuji pengalaman Yusril dalam kancah politik dan pembangunan negeri.

Baca Juga: Janji Manis Jokowi, Siap Dukung Penuh Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres: Ini Serius Asal....

"Kalau menyimak apa yang disampaikan Prof. Yusril tadi. Dengan pengalaman beliau yang masih panjang, saya dukung loh kalau Prof Yusril pada 2024 nanti dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden," kata Jokowi dikutip dari Antara.

Jokowi lantas mengatakan jika untuk mewujudkan hal itu tugas PBB tidak akan mudah.

Ditegaskan Jokowi, PBB harus mencarikan kendaraan bagi Yusril untuk mencalonkan diri sebagai capres di 2024 nanti.

Jika melihat aturan yang ada dalam Undang-Undang, pengajuan calon presiden harus berada di ambang batas 20 persen suara.

"Iya dong, ya tugasnya di situ. Begitu dapat kendaraan, saya dukung. Serius," katanya. (*)

Load More