SuaraBandung.com - Pengacara kasus dugaan kekerasan dalam rimah tangga (KDRT) yang dialami Venna Melinda, Hotman Paris, memberikan penjelasan terkait penyebab KDRT tersebut terjadi.
Perselisihan antara Venna Melinda dan Ferry Irawan bermula dari penolakan Venna terhadap ajakan berhubungan intim dari sang suami.
Venna Melinda menyampaikan bahwa ketika itu ia sedang dalam kondisi yang tidak fit, capek setelah beraktifitas.
Selanjutnya, Ferry Irawan melakukan dugaan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya.
"Jadi, perselisihan mereka itu bermula karena Venna Melinda itu capek."
"Biasalah seorang suami kan berhak juga minta ginikan (berhubungan intim), ternyata ya begitulah (terjadi KDRT)," kata Hotman Paris. Dikutip dari akun instagram @hotmanparisofficial oleh bandung.suara.com pada Sabtu (14/1/2023).
Menurut Hotman Paris, kejadian yang dialami Venna Melinda tidak hanya terjadi ketika itu saja.
Dari pernyataanya, tindak dugaan kekerasaan tersebut telah terjadi beberapa kali.
"Ternyata apa yang dialami Venna Melinda itu bukan hanya sekali."
"Kata Venna, selalu ada masalah setiap (Ferry) minta gini (berhubungan intim)," lanjut hotman paris. (*)
Sumber : Akun Instagram Dr. Hotman Paris SH M.Hum
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123