SuaraBandung.id - Pemilik akun tiktok yang terkenal dengan konten ibu-ibu guyur air menolak tawaran kerja yang diberikan oleh seorang pengusaha, Jhon LBF.
Dan malah meminta pengusaha mualaf yang diketahui berasal dari Tanggerang itu untuk mengirimkannya uang sebesar 200 juta rupiah agar ia menghentikan konten 'guyur air' tersebut.
"Kalau mas Jhon tidak mau melihat kami live streaming konten seperti ini transfer 200 juta," kata si pemilik akun yang dikutip oleh bandung.suara.com pada Selasa (17/1/2023).
Dalam video balasan tersebut pemilik akun sama sekali tidak memperlihatkan wajahnya dan hanya memperdengarkan suara seorang laki-laki.
Lebih lanjut, dia mengaku jika uang 200 juta yang diminta itu akan dijadikan modal untuk usaha bagi dia dan keluarganya.
"Untuk modal usaha dikeluarga kami supaya kami tidak melakukan live streaming seperti ini di tiktok,"
Video ibu-ibu guyur air ke badannya selama 24 jam membuat warganet geram.
Pasalnya konten tersebut dinilai mengemis rasa kasian penonton demi mendapatkan uang dari fitur gift di Tiktok.
Berbagai akun tiktok berkali-kali meminta untuk menghentikan live konten tersebut dari kolom komentar.
Baca Juga: Profil Kiai Fahim Mawardi, Jadi Tersangka Kasus Pencabulan 11 Santriwati di Jember
Namun bukanya berhenti konten tersebut semakin hari malah semakin viral. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'