/
Kamis, 19 Januari 2023 | 12:16 WIB
Pegerakan Bobotoh dalam mendukung Persib. Hasil akhir Persib vs Persija menjadi sia-sia saat keamanan kebobolan lantaran masih ada saja suporter bawa flar ke GBLA. (Suara.com/M Dikdik RA)

SuaraBandung.id - Sia-sia! Kalimat itu sepertinya tergambar pada laga Persib vs Persija setelah suporter masih saja lolos membawa flare ke stadion.

Meski mayoritas Bobotoh mengecam suporter yang membawa flare, akan tetapi seperti tidak ada artinya. 

Toh pada faktanya mereka lolos dari pemeriksaan para aparat gabungan yang jumlahnya ribuan itu.

Gara-gara kelalaian aparat gabungan dan pengamanan setempat, suporter bengal lolos dan bebasnya membawa flare.

Mereka dengan leluasa tanpa ada larangan atau pencegahan, menyalakan flare di akhir laga dengan kemenangan Persib.

Dampak dari kejadian itu, Manajemen Persib mengumumkan mengalami kerugian ratusan juta lantaran harus membayar denda akibat ulah suporter bengal yang menyalakan flare.

Seperti diketahui jika PSSI memberikan saksi pada Persib selaku tuan rumah big macth kontra Persija pada Rabu (11/1/2023).

Dilihat dari rilis PSSI, Komite Disiplin PSSI pada (17/1/2023), menyatakan suporter Persib Bandung melakukan pelanggaran berupa penyalaan flare.

Bukan itu saja ada juga suporter yang kedapatan melakukan provokatif serta diskriminatif pada pemain Persija Jakarta.

Baca Juga: PANAS! Datang ke Indonesia Bunda Corla Malah 'Adu bacot' dengan Nikita Mirzani, Ivan Gunawan Singgung Saweran Rp 100 Juta

Manajemen Persib harus membayar Rp120 juta atas kesalahan suporter nakal yang sepertinya tak ingin Maung Bandung bersinar lahir batin di Liga 1.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono hanya bisa mengatakan dirinya sangat kecewa.

Dia tak percaya di tengah prestasi Persib bersama Luis Milla terbilang mocer, harus tercoreng dengan suporter bengal tak bertanggung jawab.

"Sekali lagi pelanggaran kode disiplin ini sangat kami sesali."

"Karena ulah segelintir suporter yang tidak bertanggungjawab tersebut, telah mengakibatkan nama baik suporter yang lain menjadi ternoda," ujar Teddy, Kamis (19/1/2023).

Meski begitu, Teddy memuji mayoritas Bobotoh dan suporter lainnya yang bisa sama-sama bertanggung jawah dalam pertandingan besar kemarin melawan Persija.

Load More